Raup Puluhan Juta Hanya Pakai Tusuk Gigi, Petualangan 3 Bapak Pembobol ATM Ini Berakhir di Sidoarjo

Ketiga pelaku yang sudah bapak-bapak itu hanya memakai tusuk gigi tetapi bisa membobol ATM serta meraup uang puluhan juta

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/M Taufik (M Taufik)
PENIPU BERUSIA TUA - Tiga tersangka pembobolan ATM dengan memakai tusuk gigi diamankan di Polresta Sidoarjo, Senin (7/7/2025). Modusnya sama, pura-pura membantu korban saat kesulitan menarik uang di bilik ATM. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Pembobolan rekening bermodus mengganjal mesin ATM, kembali terjadi tetapi kali ini Polresta Sidoarjo mengungkap tiga pelaku yang sudah tidak muda lagi.

Ketiga pelaku yang sudah bapak-bapak itu hanya memakai tusuk gigi tetapi bisa membobol ATM serta meraup uang puluhan juta.

Ketiga pelaku yang ditangkap di Sidoarjo itu masing-masing SA (53), asal Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah; M (50) asal Gedong, Pasawaran, Sumatera Selatan; dan S (51) yang juga beralamat di Gedong, Pesawaran. 

Meski dari tiga daerah berbeda, ketiganya mampu bersatu dalam satu tindak kejahatan yaitu membobol ATM. Mereka tertangkap usai beraksi di ATM Bank Jatim yang berada di depan kantor Koramil Krembung, Sidoarjo

Korbannya adalah seorang guru perempuan berusia 23 tahun asal Kelurahan Gading, Kecamatan Krembung.

“Dalam beraksi, komplotan ini mengganjal mesin ATM menggunakan potongan tusuk gigi dengan ujung potongan cotton buds,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Senin (7/7/2025). 

Kemudian mereka standby di sekitar lokasi menunggu korban. Saat ada warga yang hendak mengambil uang di ATM itu, mereka langsung beraksi. Mendekati korban, berpura-pura menolong untuk mengetahui PIN ATM milik korban. 

Seperti saat dilakukan terhadap korban yang merupakan seorang guru tersebut. Saat hendak mengambil uang, kartu ATM korban tidak bisa masuk sepenuhnya dan tampilan layar mesin ATM juga tidak seperti biasa.

Termasuk pada slot kartu ATM yang semestinya terdapat lampu indikator hijau pun tidak terlihat menyala. Melihat korban bingung, tersangka M masuk dan menanyakan apa yang terjadi.

Kemudian M memberikan bantuan berupa contoh atau tutorial apabila kartu ATM nyangkut.  “Biasa e mbak lek kartu nyangkut gitu ini pean pencet * sama # dipencet bareng dan masukkan pin lalu pencet tombol close berwarna merah beberapa detik,” kata pelaku membujuk korbannya. 

Kemudian korban disuruh memasukkan PIN dengan posisi tangan M menekan * dan #, yang pada saat yang sama M juga melihat korban sedang memasukkan PIN. 

Tetapi upaya itu tidak membuahkan hasil, kemudian tersangka menyuruh korban untuk mencoba sendiri langkah yang sudah dicontohkan. 

“Kemudian tersangka M keluar dari bilik ATM dan tersangka SA mengawasi di luar lalu masuk ke dalam mobil  Calya hitam yang di situ ada tersangka S. Di sisi lain, korban yang kesulitan kemudian pulang,” urai kapolres.

Sesaampai di rumah, korban memberitahukan kejadian tersebut kepada kakaknya. Ia lantas diajak ke Kantor Bank Jatim Cabang Krembung untuk melakukan pengecekan. 

Ternyata diketahui telah terjadi penarikan atau transaksi sejumlah Rp 2,5 juta sebanyak empat kali. Artinya ada Rp 10 juta uang korban digasak oleh komplotan pelaku.

Dari situ, korban lantas melapor ke polisi. Dalam penyelidikan, petugas Tim Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan pengecekan CCTV di tempat kejadian, didapatkan dari keterangan saksi bahwa ada tiga orang menggunakan mobil Calya hitam. 

Dari hasil analisa CCTV didapatkan kemiripan wajah dengan pelaku pembobolan ATM yang pernah tertangkap sebelumnya. Polisi juga mendapat info bahwa komplotan pelaku sedang melakukan kejahatan yang sama di wilayah Pasuruan. 

“Dari situ, petugas langsung mencari mereka. Akhirnya, tim berhasil melakukan penangkapan para tersangka  di rumahnya masing-masing,” lanjutnya. 

Dari beberapa barang bukti yang disita dan sejumlah keterangan yang didapat, diduga komplotan ini sudah kerap beraksi di beberapa daerah. Modusnya selalu sama, mengganjal mesin ATM kemudian mencari korban untuk dibodohi, lalu dikuras isi rekeningnya. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved