Selasa, 26 Mei 2026

Kasus Mafia Tanah, Juru Ukur BPN Diperiksa Satreskrim Polres Gresik

Kasus mafia tanah di Kabupaten Gresik, Jatim, masih terus bergulir. Bahkan, petugas BPN diperiksa anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
KASUS MAFIA TANAH - Kantor BPN Gresik di Jjalan Dr Wahidin Sudirohusodo nomor 234, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (17/6/2025). Kasus mafia tanah di wilayah Kecamatan Manyar, Gresik, masih terus bergulir. Kabar terbaru, petugas juru ukur BPN Kabupaten Gresik, turut diperiksa anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Gresik. 

Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib.

"Kami juga terbuka untuk memberikan keterangan tambahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," bebernya.

Diketahui, seorang notaris bernama Resa Andrianto ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti memalsukan sejumlah dokumen pada 2023 lalu.

Resa membuat permohonan yang mengatasnamakan korban Tjong Cien Sing. Berisikan tanda tangan korban, padahal korban tidak pernah memberikan kuasa. Sehingga tidak mengetahui hal tersebut.

Parahnya, luas tanah korban juga menyusut sebanyak 2.291 meter persegi, dari luas awal mencapai 32.750 meter persegi. 

Tanah yang berkurang itu sudah berpindah kepemilikan ke pihak lainnya.

Dari pantauan di lapangan, lahan tersebut dipergunakan untuk akses jalan di kawasan industri dan pergudangan di wilayah Manyar.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Kantor BPN Gresik, Fanani masih belum merespons hingga berita ini diterbitkan.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved