Persebaya Surabaya

Alasan Uston Nawawi Mainkan M Hidayat 30 Menit dalam Laga Terakhir Bareng Persebaya

Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi ungkap alasan hanya mainkan M Hidayat selama 30 menit saat Persebaya menjamu Bali United

Penulis: Khairul Amin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id/Habibur Rohman
Momen M Hidayat menerima plakat penghargaan dari Persebaya yang diberikan oleh Uston Nawawi, atas perjuangan dan kesetiaan sejak 2017 membela Persebaya. Pesta perpisahan dilakukan pasca pertandingan Persebaya vs Bali United di Stadion GBT, Senin (23/5/2025) malam. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Asisten pelatih Persebaya, Uston Nawawi ungkap alasan hanya mainkan M Hidayat selama 30 menit saat Persebaya menjamu Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (23/5/2025) malam.

Padahal, laga pekan penutup Liga 1 2024/2025 ini merupakan laga terakhir M Hidayat bersama Persebaya setelah sejak 2017 ia membela Persebaya.

Menjadi satu-satunya pemain tersisa yang membawa Persebaya juara Liga 2 2017 dan kembali ke kompetisi kasta tertinggi tanah air.

Sejak bergabung musim 2017, Hidayat telah mencatatkan 161 penampilan laga resmi.

Baca juga: Jelang Berpisah dengan Persebaya Surabaya, M Hidayat : Bonek Selalu di Hati

Tidak hanya tangguh di lini tengah, bagi Bonek pemain yang kali pertama datang ke Surabaya menginap di Karanggayam itu adalah simbol kesetiaan.

Namun, cedera yang dialaminya di akhir musim lalu menggoreskan cerita yang berbeda.

Sepanjang musim ini, Hidayat berjuang keras pemulihan. Belum tampil sekali pun. 

"Ya kita sebagai pelatih dan penonton, pasti tahu Hidayat kan lama banget belum main, mungkin 1.5 tahun," kata Uston Nawawi.

"Dan dia bisa main 30 menit itu saya kira sudah cukup bagus. Dan ya dia menurut saya, bukan bagus banget, juga bukan jelek banget," tambahnya.

Pergantian Hidayat dijelaskan Uston Nawawi untuk memenuhi regulasi.

Pasca menarik Mikael Tata, slot pemain muda kosong. Uston harus memasukkan pemain muda lain, Toni Firmansyah menggantikan M Hidayat.

"Kenapa kami tarik? Karena kami harus memasukkan Toni, untuk mengganti Tata, kami kan harus memasukkan pemain muda juga. Jadi sekalian di situ," jelasnya.

Laga perpisahan ini, M Hidayat tidak hanya dimainkan sejak awal. Namun, juga menjadi kapten tim.

Bahkan, pasca pertandingan, Persebaya melakukan seremoni pesta perpisahan untuk Hidayat di Stadion GBT.

Memutar momen menarik M Hidayat selama di Persebaya, juga memberikan penghargaan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved