Desa Petung Dinobatkan Sebagai Desa Bonsai di Gresik, Bukti Kesetiaan Warga Selama 30 Tahun
Penobatan Desa Bonsai dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif kepada Kepala Desa Petung, Muhammad Mas’ud.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Desa Petung, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai Desa Bonsai oleh Pemkab Gresik Tahun 2025. Sebutan Desa Bonsai itu disematkan karena Desa Petung berperan dalam pengembangan tanaman bonsai.
Penobatan Desa Bonsai dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif kepada Kepala Desa Petung, Muhammad Mas’ud.
Kades Mas’ud bersyukur atas apresiasi yang diberikan Pemkab Gresik. Sehingga bisa menjadi motivasi masyarakat dalam mengembangkan seni bonsai dan menjaga tanaman bonsai.
“Alhamdulillah Desa Petung dinobatkan sebagai Desa Bonsai. Ini menjadi motivasi kami untuk terus melakukan inovasi dan pengembangan bonsai,” kata Mas’ud, Minggu (11/5/2025).
Lebih lanjut Mas’ud menambahkan, budidaya bonsai sudah dilakukan masyarakat sejak tahun 1995 atau selama 30 tahun terakhir.
Kemudian semakin tahun semakin banyak masyarakat yang menekuni budidaya aneka jenis bonsai. Mulai beringin, asam, pilang, rukem, sancang, jeruk, kawis, cemara, hingga serut.
“Banyak warga membudidaya bonsai. Bahkan hampir semua halaman rumah warga berjejer tanaman bonsai,” ungkapnya.
Mas’ud menambahkan, setiap tahun masyarakat juga rutin mengadakan kontes bonsai. Namun seiring perkembangan dan banyaknya pecinta bonsai, ia bersama Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) menggelar kontes di tempat yang lebih besar.
“Kami berharap kontes ini mampu mendongkrak harga jual tanaman bonsai, sehingga ekonomi warga semakin meningkat,” pungkasnya. *****
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.