Pemerataan PendidikanPutra Daerah, Pemkab Bojonegoro Siapkan 4 Program Beasiswa Perguruan Tinggi
Menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) ini, program beasiswa tersebut menjadi manifestasi konkret dalam peringatan Hardiknas .
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro menunjukkan komitmen serius terhadap pemerataan akses pendidikan dengan memberikan empat program beasiswa bagi warganya yang melanjutkan studi di Perguruan tinggi.
Keempat program tersebut mencakup Beasiswa Scientist, Beasiswa Masyarakat Kurang Mampu 1 desa 10 sarjana, Beasiswa Tugas Akhir, dan teranyar program beasiswa Gus dan Ning Pondok Pesantren.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah menjelaskan, program beasiswa ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan finansial, tetapi juga instrumen pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Tentu apa yang kami lakukan adalah bentuk dari upaya menyejahterakan warga Bojonegoro melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Nurul.
Dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang juga dirangkai dengan Hari Otonomi Daerah, Jumat (2/5/2025), wabup menyerahkan beasiswa kepada sembilan perwakilan mahasiswa Bojonegoro yang tengah menempuh studi di berbagai kampus di Indonesia.
Menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) ini, program beasiswa tersebut menjadi manifestasi konkret dalam peringatan Hardiknas tahun ini.
Nurul mengemukakan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara tanpa diskriminasi dan menjadi instrumen penting sebagai penggerak kemajuan bangsa.
Program beasiswa ini, lanjut Nurul, disebut sejalan dengan prioritas pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan.
“Mari bergotong royong mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua, demi masa depan generasi Bojonegoro yang lebih bahagia, sejahtera dan membanggakan,” ujar Nurul.
Selain itu, pada peringatan Hari Otonomi Daerah juga dimanfaatkan untuk menegaskan kembali pentingnya hubungan sinergis antara pemerintah pusat dan daerah.
Sesuai dengan tema tahun ini “Sinergi Pusat dan Daerah, Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, Nurul menekankan langkah strategis memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
“Otonomi daerah harus menjadi motor penggerak bagi pemerintahan yang adaptif dan responsif demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Sekadar diketahui pada tahun 2025, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan anggaran beasiswa pendidikan sebesar Rp 34,6 miliar. Beasiswa ini ditujukan bagi warga Bojonegoro dengan NIK Bojonegoro. *****
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
Hardiknas 2 Mei
Wabup Bojonegoro Nurul Azizah
beasiswa pendidikan di Bojonegoro
anggaran pendidikan Bojonegoro 34 miliar
4 beasiswa perguruan tinggi
pemerataan pendidikan
mengentas kemiskinan lewat pendidikan
Bojonegoro
| Kebakaran Gudang Berisi 8000 Liter Solar Di Bojonegoro, Petugas Damkar Sempat Kewalahan Padamkan Api |
|
|---|
| 198 Keluarga Bercerai Di Bojonegoro Akibat Judi Sepanjang 2025, Penegakkan Hukum Tidak Sebanding |
|
|---|
| Polres Bojonegoro Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru 2026 |
|
|---|
| BKPP Bojonegoro Pecat 4 ASN dan PPPK Selama 2025, Bertambahnya Pelanggar Jadi Evaluasi Bagi Pemda |
|
|---|
| Program Koperasi Merah Putih di Bojonegoro 80 Persen, Keterbatasan Anggaran Jadi Kendala Di Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/beasiswa-untuk-mahasiswa-Bojonegoro.jpg)