Selasa, 5 Mei 2026

Kuliner Unik Khas Tuban : Serabi Lodeh Bercita Rasa Gurih Sedikit Manis dan Pedas

Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memiliki kulines khas yang tak dimiliki daerah lain. Serabi yang dihidangkan dengan menggunakan kuah lodeh.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Muhammad Nurkholis
SERABI LODEH - Sugeng (64) saat mempersiapkan sajian serabi lodeh di depan rumahnya yang berada di Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (28/4/2025). Kuliner khas Tuban ini, ternyata juga digemari para pecinta kuliner dari berbagai daerah. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), memiliki kulines khas yang tak dimiliki daerah lain.

Jika biasanya serabi disajikan menggunakan kuah santan atau parutan kelapa, di Tuban ada cara unik untuk menyajikan serabi, yaitu dengan menggunakan kuah lodeh.

Serabi merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari adonan tepung beras, yang dibentuk dengan cetakan khusus dari gerabah.

Dalam proses pembuatannya, adonan tepung beras akan dituangkan ke dalam cetakan gerabah yang telah dipanaskan di atas tungku, lalu ditutup menggunakan gerabah juga.

Setelah 15 menit, adonan tepung beras yang awalnya berbentuk cair, mulai mengembang dan memadat, itu menandakan serabi sudah matang dan siap disajikan.

Serabi memiliki rasa lembut di mulut, gurih dan sedikit rasa manis. 

Di Tuban, kudapan tradisional tersebut dihindangkan dengan kuah lodeh yang memiliki cita rasa gurih dan pedas, disebut serabi lodeh

Salah seorang penjual serabi lodeh di Tuban, Sugeng (64) warga Desa Sumurgung, Kecamatan/Kabupaten Tuban, menceritakan bahwa ia telah berjualan serabi selama 17 tahun. 

"Dulu ibu juga jualan serabi, kemudian saya teruskan. Saya sendiri sudah menjual serabi selama 17 tahun, dan menu serabi lodeh ada sejak saya yang jualan,” ujarnya, Senin (28/4/2025). 

Menurutnya, keberadaan serabi lodeh bermula saat ia mencoba peruntungan dengan menambah menu jualannya berupa lontong lodeh.

Kemudian seiring berjalannya waktu, ada beberapa pemuda yang iseng memadukan serabi dengan kuah lodeh. 

Bukannya menjadi aneh, menurut mereka rasanya ternyata jauh lebih enak. 

Kebiasaan tersebut, kemudian mempengaruhi pembeli lainnya hingga saat ini.

“Awalnya ada remaja iseng di campur kuah lodeh, terus katanya enak, kemudian orang-orang pada menirunya hingga sekarang,” jelas Sugeng.

Saking uniknya makanan ini, pembeli yang datang tidak hanya dari Kabupaten Tuban saja, banyak pembeli dari luar kota seperti Bojonegoro, Lamongan, Gresik dan Surabaya rela datang jauh-jauh ke Tuban untuk menikmati kuliner unik tersebut.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved