Selasa, 21 April 2026

Tepergok Congkel Kotak Amal Masjid, Maling Dihajar Warga Petemon Surabaya hingga Dirujuk ke IGD

Akibat dihajar warga, maling kotak amal masjid di Jalan Petemon II, Kecamatan Sawahan, Surabaya, mengalami luka robek pada kepala, punggung dan leher.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Istimewa
MALING DIRUJUK KE IGD - Petugas gabungan BPBD Surabaya dan PMI Surabaya mengevakuasi ZA yang babak belur usai dihajar warga karena tepergok mencongkel kotak amal masjid di Jalan Petemon II, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terungkap kronologi terduga maling kotak amal masjid babak belur disergap warga di kawasan Jalan Petemon II, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Informasinya, terduga pelaku berinisial ZA (31). 

Akibat dihajar warga, ZA mengalami luka robek pada kepala, punggung dan leher. 

Petugas Medis PMI Surabaya sempat memberikan penanganan medis terhadap pelaku ZA, lalu merujuk ke IGD RS Bhayangkara Surabaya

"Tim Reaksi Cepat BPBD melakukan pengecekan awal, dan terduga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ujar Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat, saat dihubungi awak media, Jumat. 

Di lain sisi, Imam Masjid Al Fattah, Hasiburrahman (34) menduga kalau sosok ZA merupakan terduga pelaku percobaan pencurian kotak amal yang beraksi pada Sabtu (5/4/2025). 

Kemudian, ZA beraksi kembali untuk yang ketiga kali, dan berakhir dipergoki warga lalu dihajar beramai-ramai. 

Memang, aksi pencurian kotak amal di masjid tempat Hasiburrahman mengabdi sudah terhitung terjadi tiga kali. 

Pada kejadian kasus pertama, pelaku berhasil mencongkel kotak amal, dan menguras seluruh uang di dalamnya. 

Kemudian, kejadian kasus kedua, aksi pelaku berhasil digagalkan, namun pelaku berhasil kabur. 

Dan, terakhir atau kejadian kasus ketiga pada Jumat (25/4/2025) dini hari, terduga pelaku berinisial ZA berhasil disergap. 

Hasiburrahman meyakini, bahwa sosok ZA merupakan pelaku pencurian kotak pada kasus kedua, karena melihat kesamaan pakaian yang dipakai. 

Aksi percobaan pencurian pada kasus kedua, sosok pelaku sempat terekam kamera CCTV. 

Hasiburrahman menegaskan, pakaian sosok pelaku kasus tersebut terpantau mirip dengan ZA yang babak belur semalam. 

"Kalau dari CCTV, pelakunya sama. Terutama, pada kasus kedua, kaus yang dipakai sama, seperti kejadian saat beraksi di kasus ketiga," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved