Jumat, 17 April 2026

Lebaran Idul Fitri 2025

Arus Balik Menuju Jakarta, 600 Peserta Ikuti "Balik Kerja" Bareng BPKH Surabaya

Program Balik Kerja digagas BPKH untuk memfasilitasi masyarakat yang kembali pasca mengikuti mudik lebaran.

Surya.co.id/bob
BALIK BARENG BPKH - Pimpinan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Indra Gunawan ketika memberangkatkan rombongan program "Balik Kerja Bareng 2025" dari Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (6/4/2025). Sekitar 600 Peserta mengikuti program "Balik Kerja Bareng 2025" pada arus balik pasca lebaran 1446 H menuju Jakarta. 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Sekitar 600 Peserta mengikuti program "Balik Kerja Bareng 2025" pada arus balik pasca lebaran 1446 H. Diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan Yayasan LAZ Ummul Quro, para peserta berangkat menggunakan 15 armada bus.

Program Balik Kerja digagas BPKH untuk memfasilitasi masyarakat yang kembali pasca mengikuti mudik lebaran.

"Ini tahun ketiga BPKH mengadakan Balik Kerja Bareng," kata Pimpinan BPKH, Indra Gunawan ketika memberangkatkan rombongan dari Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (6/4/2025).

Sesampai di Jakarta, masing-masing bus akan menuju terminal-terminal utama di Jakarta dan sekitarnya.

Di antaranya, 6 bus akan berhenti di Terminal Pulo Gebang, 4 bus di Terminal Poris Plawad, 4 bus di Terminal Kampung Rambutan, dan 1 bus menuju Terminal Baranangsiang.

Baca juga: KAI Akui Kebijakan Work From Anywhere Perlancar Arus Balik Lebaran 2025

Selain dari Surabaya, BPKH juga memberangkatkan masyarakat dari sejumlah kota lain menuju Jakarta. Mencapai 2.500 peserta, program ini juga serentak berangkat dari 5 kota besar seperti Solo, Yogyakarta, Garut, Lampung, termasuk Surabaya.

"Program ini merupakan giat puncak. Sebelumnya, sepanjang Ramadhan kami juga sudah bergerak dengan berbagai program kemaslahatan seperti pembagian mushaf Al-Qur’an, paket buka puasa, serta bingkisan Lebaran untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambah Indra.

Indra Gunawan berharap program ini dapat mewujudkan kepedulian BPKH terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Sebab, BPKH ingin memberikan kontribusi secara nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, BPKH ingin meringankan beban masyarakat yang kembali ke tempat perantauannya usai merayakan Idul Fitri di kampung halaman. 

Baca juga: Pantau Arus Balik Lebaran 2025 di Banyuwangi, Kapolda Jatim: Puncak Diprediksi Sabtu dan Minggu

"Semoga setelah melepas rindu dengan keluarga dan sungkem kepada orang tua, mereka mendapat suntikan semangat baru untuk menjalani lagi aktivitas keseharian," ujar Indra.

Pendanaan Program ini merupakan hasil pengembangan dana. Sekalipun demikian, ia memastikan bukan dari setoran jemaah.

Sehingga, Indra menegaskan bahwa pendanaan program ini tidak mengurangi setoran jemaah haji.

"Jadi, ini hasil pengembangan dana, bukan dari setoran jemaah. Masyarakat tidak perlu khawatir," jelasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Amania, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Akhmad Jazuli, S.H, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, Ketua DKM Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, H.M. Sudjak, Branch Manager Bank Muamalat Jawa Timur Danang R. Sulendra, hingga Ketua Yayasan LAZ Ummul Quro, Ir. H. Muhammad Rony.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved