Senin, 4 Mei 2026

Lebaran Idul Fitri 2025

Jamin Kualitas Daging Untuk Lebaran, Dispertan Banyuwangi Sidak RPH dan Pedagang di Pasar

Saat mendatangi pasar, para petugas membawa beberapa alat untuk mengecek kondisi daging yang dijual oleh pedagang.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Deddy Humana
surya/Aflahul Abidin (afla)
CEK KUALITAS DAGING - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan Pangan) Banyuwangi mengecek kualitas daging yang diperjualbelikan di pasar. Pengawasan ini bertujuan memastikan daging sapi dan ayam yang dijual ke warga aman untuk dikonsumsi. 


SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Tidak hanya memantau keamanan arus mudik, pengawasan pada bahan pangan juga penting selama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.

Karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan Pangan) Banyuwangi memperketat pengawasan peredaran daging di pasar-pasar untuk memastikan daging sapi dan ayam yang dijual aman untuk dikonsumsi.

Dispertan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar dan kios penjualan daging, serta rumah pemotongan hewan (RPH).

Inspeksi dilakukan untuk memastikan agar konsumen bisa mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal (Asuh). 

Selain juga untuk mengecek ketersediaan produk pangan asal hewan di pasaran. Seperti daging sapi, daging ayam/bebek, dan telur.

“Pengecekan dilakukan serentak di seluruh pasar, kios penjualan daging, dan RPH se-Banyuwangi,” kata Plt Kepala Dispertan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, usai melakukan sidak di pasar Blambangan dan pasar Berlian di Kecamatan Banyuwangi, Rabu (26/3/2025) lalu.  

Saat mendatangi pasar, para petugas membawa beberapa alat untuk mengecek kondisi daging yang dijual oleh pedagang.

Salah satunya, petugas membawa alat pengukur kadar air untuk mengetahui apakah daging yang dijual merupakan daging gelonggongan atau tidak. 

Serta peralatan lainnya untuk mengecek kandungan kimia masing-masing daging. Sementara di RPH, petugas mengecek proses dan tata cara penyembelihan sapi.

"Inspeksi kami lakukan untuk mengantisipasi daging oplosan, gelonggongan, dan mengandung bahan kimia yang berbahaya. Apalagi ini menjelang Lebaran, yang tentunya konsumsi daging meningkat dan kami ingin memastikan daging yang beredar aman dan layak konsumsi," kata Ilham.

 “Alhamdulillah, hasil pengecekan kemarin semuanya baik. Tidak ditemukan daging yang dicurigai oplosan maupun ditambah bahan pengawet. Kami pastikan semua aman dikonsumsi,” imbuhnya.

Ilham menambahkan, berdasarkan pemantauan harga daging saat ini masih relatif stabil. Kisaran harga daging sapi di tingkat pedagang, yakni Rp 130.000 sampai Rp 140.000 per KG, daging ayam Rp 31.000 sampai Rp 32.000 per KG, juga telur di kisaran Rp 28.000 sampai Rp 29.000 per KG.

Sementara dari sisi permintaan, ilham memperkirakan bakal ada kenaikan konsumsi daging hingga 3 kali lipat. 

Pada hari biasa, Banyuwangi rata-rata membutuhkan 4,1 ton daging sapi untuk memenuhi kebutuhan warga setiap hari. Jumlah itu setara dengan 40 ekor sapi. "Kalau stok daging, Banyuwangi sangat aman," tuturnya.  *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved