"Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar itu juga termasuk dzikir," katanya.
"Kalau laki-laki ada anjuran i'tikaf, sementara kalau kita i'tikaf tidak bisa, karna i'tikaf ada di masjid kalau kita kondisi haid. Masih ada amalan-amalan yang bisa kita lakukan pada saat malam Lailatul Qadar, dan amalan ini tidak menyalahi. Seperti yang saya sebutka tadi dzikir, dalam surat Al Imron tadi dan itu tidak mengurangi pahala sama sekali," jelasnya.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa perempuan punya keistimewaan dalam beribadah.
"Ibadah kita itu ada perintah ada larangan, pada saat kita diperintah dan kita ridho kita melakukan misalnya kita wajib sholat, wajib puasa, tapi ada ibadah larangan, dilarang puasa, puasa, ini juga ibadah pada saat kita melakukannya dengan ridho kepada Allah SWT, kita ridho sakit kram perut saat haid, jadi ladang pahala bagi wanita karena kita ridho," jelas Ustadzah Noer Hinda Moejib.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.