Ramadhan 2025

Bacaan Doa Lailatul Qadar dan Artinya Sesuai Sunah

Lailatul Qadar merupakan malam yang disebut dalam Al Qur'an surat Al Qadr sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
MALAM LAILATUL QADAR - Gambar ilustrasi malam lailatul qadar di Bulan Ramadhan 

Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami). (riwayat Imam At-Tirmidzi)

Doa Mengharap Malam Lailatul Qadar 

Habib Muhammad Syahab mengijazahkan bacaan doa ini, dari ulama Hadramaut Habib Salim Asy-Syathiri. 

اللَّهُمَّ أَطَّلِعْ عَلَيْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ الْعَظِيمَةَ الْقَدْرِ فِي الْيَقْظَةِ وَالْمَنَامِ 

Arab-latin: Allahumma itthali' 'alaina lailatal qadri al-'azhimatal qadri fil yaqzhati wal manami. 

Artinya: "Ya Allah, berilah kami kemuliaan malam lailatul qadar, yang malam itu adalah malam yang sangat mulia dan agung, baik dalam keadaan sadar, atau dalam keadaaan mimpi."

Doa ini dapat dibaca sebanyak tujuh kali setelah shalat witir, agar mendapatkan malam Lailatul Qadar

Amalan Lailatul Qadar untuk Wanita Haid

Ustadzah Noer Hinda Moejib pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo sekaligus anggota PC Fatayat Sidoarjo, Jawa Timur menjelaskan tentang amalan-amalan di malam Lailatul Qadar.

"Dijelaskan dalam Surat Al Qodar, bahwa malam Lailatul Qadar itu malam lebih mulia dari seribu bulan, tetapi disitu ayat berikutnya nenyebutkan 'apa sesungguhnya malam Lailatul Qadar itu?'. Berarti di sini Allah juga menanyakan kepada kita, dan menegaskan bahwasanya sebagimana tidak mampu menjelaskan secara detail apa itu malam Lailatul Qadar, karena Lailatul Qadar itu rahasia Allah," jelas Ustadzah Noer Hinda Moejib, dikutip dari YouTube Harian Surya.

"Kalau Allah tidak menyebutkan kapan malam Lailatul qadar itu, maka kitalah yang seharusnya sejak awal sudah mempersiapkan diri dan mencari. Sama seperti saat kita mencari ilmu di lautan yang luas, tergantung dimana keinginan kita mendapatkannya. Siapa yang lebih tekun mencari, dia yang akan mendapatkannya," tambahnya.

Soal amalan perempuan yang sedang haid dan nifas, Ustadzah Noer Hinda Moejib menegaskan bahwa bisa dengan berdzikir.

"Amalan-amalan yang bisa kita lakukan adalah berdzikir, tidak ada larangan bagi wanita (haid dan nifas. Berdzikir itu bisa dilakukan dengan berdiri, dengan duduk, sambil tidur dan itu bisa dilakukan walaupun dalam kondisi haid. Jadi sebagai wanita jangan pesimis," jelasnya.

"Dzikir juga bisa diambil dari ayat Alqur'an, karena kalau kita niati dalam hati dzikir itu bukan membaca Alqur'an tetapi doa itu diperbolehkan, walaupun kita dalam keadaan haid dan nifas," tambahnya.

Ustadzah Hinda kemudian mencontohkan, salah satu dzikir.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved