Wali Kota Cak Eri Belum Ngantor, Pemkot Surabaya Tak Kirim Perwakilan ke Retret Kepala Daerah

Pasca dilantik sebagai Wali Kota Surabaya pada Kamis (20/2/2025) lalu di Jakarta, Wali Kota Cak Eri belum kembali ke Surabaya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Eri Cahyadi
RESMI DILANTIK - Eri Cahyadi bersama Armuji berserta istri masing-masing usai dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya periode 2025-2030 pada Kamis (20/2/2025). Wali Kota Eri memastikan akan segera menggeber 5 program prioritas di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terlihat belum berkantor di Surabaya hingga Sabtu (22/2/2025) ini. 

Pasca dilantik sebagai Wali Kota Surabaya oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis (20/2/2025) lalu di Jakarta, Wali Kota Cak Eri belum kembali ke Surabaya.

"Menurut agenda resmi, Pak Wali belum ada giat di Surabaya," kata salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Menurut sumber yang lain, Cak Eri yang merupakan kader PDI Perjuangan, diduga tengah bersama-sama dengan kepala daerah lain menunggu instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri

"Sepertinya masih standby menunggu arahan," ujarnya.

Saat ini, sejumlah agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sementara dipimpin Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ikhsan. 

Dengan kata lain, Surabaya juga tak mengirimkan Wakil Kepala Daerah dan Sekda ke lokasi pembekalan (retret) kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Sekda Kota Surabaya, Ikhsan terlihat mendampingi Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim (BPPI) dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon BPLH, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, Ary Sudijanto. 

Ikhsan hadir dalam kegiatan Aksi Bersih Pasar bersama seluruh unsur masyarakat di Pasar Keputran, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Sabtu (22/2/2025).

Keduanya memantau langsung pelaksanaan Aksi Bersih Pasar. Serta melakukan Sosialisasi Pilah dan Kelola Sampah kepada para pedagang Pasar Keputran.

Seusai Aksi Bersih Sampah, Sekda Ikhsan bersama Ary Sudijanto langsung bergabung secara daring untuk mendengarkan arahan Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq. 

Mengambil tema ‘Pasar Bersih melalui Kelola Sampah dengan Bijak, Bersama Kita Dorong Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara’ dimaksudkan menjadi upaya dalam memerangi sampah.

Sebelumnya dikabarkan, 53 kepala daerah dinyatakan tidak hadir dalam retret yang digelar di Akmil Magelang pada Jumat (21/2/2025). 

Hal itu, disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya saat konferensi pers di Akmil Magelang.

Dari 53 kepala daerah yang absen, enam di antaranya menyampaikan surat izin, seperti sakit hingga acara keluarga. Sisanya, tidak ada kabar.

Arya Bima kemudian mengimbau kepada kepala daerah yang berhalangan hadir, untuk mengirim wakil kepala daerahnya dalam retreat tersebut. 

Jika wakil kepala daerahnya masih berhalangan, Kemendagri meminta agar kepala daerah mengutus sekretaris daerah untuk mengikuti acara retreat tersebut.

"Kalau kepala daerah dan wakil tidak hadir karena apa yang disampaikan di sini harus sampai ke daerahnya, maka diminta untuk mengirimkan sekretaris daerahnya. Kalau kepala daerah dan wakil tidak bisa hadir juga, sekda ditunggu kedatangannya di sini," imbuh Arya Bima.

Sebagai informasi, retreat kepala daerah digelar di Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025. 

Namun, kegiatan tersebut sempat mendapat penolakan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, Megawati Soekarno Putri mengeluarkan surat berjudul “Instruksi Harian Ketua Umum” pada Kamis (20/2/2025).

Dalam surat tersebut, menginstruksikan kepada yang kader menjabat kepala daerah untuk tidak ikut retret kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang 21-28 Februari 2025. Sekiranya dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menuju petunjuk ketua umum,” tulis Megawati dalam suratnya.

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved