Persebaya Surabaya

'Apa yang Bisa Saya Lakukan?' Dalih Paul Munster Usai Persebaya Surabaya Dihajar Dewa United 2-0

Dalih Paul Munster usai Persebaya Surabaya dihajar Dewa United 2-0, sudah lakukan yang terbaik namun gol tak kunjung datang. 

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Abdullah Faqih
Persebaya Surabaya
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster saat dampingi tim tiba di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali. Usai 4 kekalahan beruntun, Munster kini fokus meraih kemenangan melawan Persita Tangerang. 

 

SURYA.CO.ID, - Dalih Paul Munster usai Persebaya Surabaya dihajar Dewa United 2-0, sudah lakukan yang terbaik namun gol tak kunjung datang. 

Paul Munster masih belum bisa membawa hasil positif bagi Persebaya Surabaya

Terbaru, pelatih asal Irlandia Utara itu harus dihajar oleh Dewa United dengan skor 2-0 pada lanjutan pekan ke-24 Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Bogor pada Jumat (21/2) malam. 

Usai kekalahan itu, Paul Munster mengungkap pembelaannya. 

"Saya hanya menyiapkan yang terbaik yang saya bisa untuk pertandingan, seperti pertandingan malam ini, yang terbaik saya lakukan," kata Paul Munster.

Menurutnya, permainan timnya berkembang pesat pada babak kedua. 

Namun permainan apik itu tak berbuah menjadi gol balasan. 

Aksi Dejan Tumbas di laga Dewa United vs Persebaya Surabaya di Stadion Pakansari, Bogor pada Jumat (21/2)
Aksi Dejan Tumbas di laga Dewa United vs Persebaya Surabaya di Stadion Pakansari, Bogor pada Jumat (21/2) (Media Persebaya)

"Bisa dilihat, babak kedua tim bermain sangat baik, kami terus berkembang, tapi kami tidak bisa mencetak gol," tambahnya.

Kesulitan mencetak gol disebut pelatih asal Irlandia Utara itu menjadi persoalan utama tim.

Baca juga: Update Klasemen Liga 1: Persebaya Surabaya Digusur Dewa United di Posisi Kedua, Tren Buruk Berlanjut

Baca juga: Respons Paul Munster Soal Ultimatum Manajemen Pasca Persebaya Kalah dari Dewa United

Ia mencontohkan, pencetak gol terbanyak di tim Persebaya hingga pekan ke-24 hanya mampu mencetak 6 gol (M Rashid dan Flavio Silva).

"Pemain sebenarnya sudah terus berusaha, mereka berjuang sampai akhir di pertandingan, tapi ini tentang kualitas di final third," ucapnya.

Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pemain agar lebih baik. Secara total fokus pada pertandingan.

"Ini tentang detail, jika berhasil mencetak gol, bukan tidak mungkin hasil laga ini akan imbang atau menang," kata pelatih 43 tahun itu.

"Tapi peluang besar menjadi gol gagal, apa yang bisa saya lakukan? Saya tidak bisa mencetak gol. Saya hanya memberi solusi bagaimana mereka mencetak gol," tambah Paul Munster.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved