Dapat Bantuan 3500 Vaksin PMK, Disnakan Situbondo: Kami Distribusikan untuk 17 Pusat Kesehatan Hewan

Disnakan Situbondo mendapatkan bantuan 3500 vaksin PMK (penyakit mulut dan kuku) dari Pemprov Jatim.

Penulis: Izi Hartono | Editor: irwan sy
izi hartono/surya.co.id
Petugas Disnakan Situbondo saat memeriksa sapi milik warga. Disnakan Situbondo mendapatkan bantuan 3500 vaksin PMK (penyakit mulut dan kuku) dari Dinas Peternakan Jawa Timur. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Situbondo mendapatkan bantuan 3500 vaksin PMK (penyakit mulut dan kuku) dari Dinas Peternakan Jawa Timur.

Kepala Disnakkan Situbondo, Achmad Djunaidi, mengatakan bantuan vaksin PMK itu telah didistribusikan untuk 17 pusat kesehatan hewan tersebar di Situbondo.

"Masing masing Puskeswan kita beri 500 vaksin PMK," kata Djunaidi, Selasa (21/01/2025).

Dengan vaksin PMK tersebut, kata Junaidi, pihaknya meminta petugas untuk turun dan memvaksin ternak ternak sapi masyarakat.

Meski bantuan vaksin tidak cukup untuk mengakomodir ratusan ribu ternak sapi masyarakat, sambung mantan Kadiknas ini menegaskan, pihaknya akan tetap berusaha memaksimalan vaksinasi ternak tersebut.

"Ya kita hanya memvaksin pemilik ternak yang mau saja," tukasnya.

Selain memberikan vaksin, sambung Achmad Junaidi, untuk mencegah penyebatan penyakit PMK itu, menutup aktivitas tiga pasar hewan yang ada di Situbondo.

Ketiga pasar hewan yang ditutup sementara, kata Achmad Junaidi, yakni pasar hewan Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Besuki dan Asembagus.

"Selain itu, kami juga mengintensifkan penyemprotan desinfektan di tiga pasar hewan dan area kandang sapi milik peternak," jelasnya.

Sejauh ini, Junaidi menjelaskan, ada sekitar ratusan sapi yang terpapar penyakit PMK di Situbondo.

"Berdasarkan data yang masuk, ada 284 ekor sapi dan yang mati sudah puluhan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved