Berita Viral

Sosok Tom Lembong yang Dibanding-bandingkan dengan Raffi Ahmad Imbas Polemik Mobil Dinas RI 36

Inilah sosok Tom Lembong yang dibanding-bandingkan dengan Raffi Ahmad imbas polemik Patwal pengawal mobil dinas.

kolase instagram
Raffi Ahmad dan Tom Lembong.Tom Lembong yang Dibanding-bandingkan dengan Raffi Ahmad Imbas Polemik Mobil Dinas RI 36. 

SURYA.co.id - Inilah sosok Tom Lembong yang dibanding-bandingkan dengan Raffi Ahmad imbas polemik mobil dinas RI 36.

Diketahui, viral video mobil dinas RI 36 terekam kamera sedang melintasi jalanan Jakarta sembari dikawal oleh petugas patroli dan pengawalan (patwal).

Yang jadi sorotan adalah sikap arogan Patwal pengawal mobil dinas tersebut.

Alih-alih meminta maaf, Raffi Ahmad justru menyudutkan perekam video viral tersebut.

Ia meminta agar si perekam video minta maaf.

Baca juga: Gelagat Raffi Ahmad Usai Lapor LHKPN ke KPK, Benarkah Harta Kekayaannya Tak Habis 7 Turunan?

Banyak yang kemudian membandingkan adabnya ini dengan Tom Lembong yang kala itu sama-sama menggunakan patwal.

Dalam screenshot yang beredar, Tom Lembong menyampaikan permintaan maaf karena harus menggunakan patwal ketika menuju bandara.

Ia mengaku harus mengejar pesawat guna perjalanan ke Saudi dan Uni Emirat Arab.

Cuitan @Mdy_Asmara yang membandingkan adab Raffi Ahmad dan Tom Lembong ini lalu menuai berbagai reaksi dari netizen hingga viral di X.

Banyak yang menyebut jika kedua tokoh politik ini memiliki adab yang sangat berbeda.

Lantas, seperti apa sosok Tom Lembong?

Pria ini memiliki nama lengkap Thomas Trikasih Lembong, yang akrab disapa Tom Lembong itu ditetapkan menjadi tersangka dalam kapasitas sebagai mantan Menteri Perdagangan bersama dengan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia 2015-2016 berinisial CS.

Baca juga: Sosok Patwal yang Kawal Mobil Dinas Raffi Ahmad, Disanksi usai Video Tunjuk-tunjuk Sopir Taksi Viral

Tom Lembong lahir pada 4 Maret 1971 sempat bermukim di Jerman antara usia 3 sampai 10 tahun.

Namun, Tom Lembong sempat mengenyam pendidikan di Regina Pacis, Palmerah, Jakarta.

Setelah lulus SMA, Tom Lembong kemudian pergi ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.

Ia melanjutkan pendidikan di Harvard University pada 1994 dengan gelar bachelor of arts (B.A.) di bidang arsitektur dan tata kota. 

Akan tetapi, Tom Lembong justru berkecimpung di industri jasa keuangan.

Tom Lembong sempat bekerja di Dvisi Ekuitas Morgan Stanley di Singapura pada 1995.

Setelah itu Tom Lembong menduduki posisi sebagai bankir investasi di Deutsche Securities Indonesia dari 1999 sampai 2000. 

Tom Lembong juga pernah menjadi penasihat ekonomi ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta. 

Posisi ini dipertahankan sampai Jokowi menjadi presiden 2014. 

Tom lalu menjadi Menteri Perdagangan 2015-2016, sebelum digeser menjadi Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sampai 2019. 

Setelah itu, Tom Lembong bergabung dengan kubu calon presiden Anies Baswedan sebagai tim pemenangan pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Dilansir dari Kompas.com, dalam konstruksi perkara ini, pada 2015, berdasarkan rapat koordinasi antar kementerian, telah disimpulkan Indonesia mengalami surplus gula, sehingga tidak diperlukan impor gula. 

Akan tetapi di tahun yang sama, Tom yang ketika itu menjabat Menteri Perdagangan memberikan izin impor gula kristal mentah tersebut. 

Baca juga: Duduk Perkara Mobil Dinas Raffi Ahmad Berplat RI 36 Viral, Kini Pengunggah Video Minta Maaf

Oleh Kemendag, PT AP diberikan izin mengimpor 105.000 ton gula kristal mentah yang diolah menjadi gula kristal putih. 

"Pemberian izin ini tidak melalui rapat koordinasi atau tanpa ada rekomendasi dari Kementerian Perindustrian," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar dalam konferensi pers, Selasa (29/10/2024) malam. 

Akibat perkara itu, Indonesia diduga mengalami kerugian mencapai Rp 400 miliar. 

Usai pemeriksaan, Tom Lembong kemudian ditahan sebagai tersangka di Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat.

Polemik Mobil Dinas RI 36

Tangkap layar mobil dinas Raffi Ahmad berpelat nomor RI 36 yang viral
Tangkap layar mobil dinas Raffi Ahmad berpelat nomor RI 36 yang viral (Kolase PMI @official dan KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf)

Diketahui, viral video mobil dinas RI 36 terekam kamera sedang melintasi jalanan Jakarta sembari dikawal oleh petugas patroli dan pengawalan (patwal).

Yang jadi sorotan adalah sikap arogan Patwal pengawal mobi dinas tersebut.

Saat kondisi jalanan mulai padat, petugas patwal berusaha membuka jalan agar mobil pelat RI 36 bisa melintas.

Namun, saat hendak membuka jalan, sebuah taksi eksekutif hitam berpindah lajur sehingga seolah tak memberikan jalan kepada rombongan mobil dinas RI 36.

Taksi itu sendiri berada tepat di belakang sebuah truk dan bergeser untuk pindah jalur di kanannya.

Namun, di saat bersamaan, ada mobil lain di sebelah kanannya sehingga taksi tersebut berhenti dan kemudian menghalangi kawalan mobil RI 36.

Petugas patwal pun emosi hingga menunjuk-nunjuk sopir taksi eksekutif hitam itu ketika lewat di sampingnya.

Kemudian, petugas patwal segera melanjutkan perjalanan dengan diikuti mobil RI 36.

Video tersebut dibagikan beberapa kali di media sosial X, sehingga memicu kegaduhan di antara warganet.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved