Rabu, 20 Mei 2026

Berita Surabaya

Ini yang Dilakukan Eri Cahyadi Cegah Genangan Imbas Hujan Deras di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengantisipasi genangan imbas hujan deras

Tayang:
Foto Istimewa
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengantisipasi genangan imbas hujan deras di Surabaya. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengantisipasi genangan imbas hujan deras di Surabaya, Rabu (27/11/2024).

Dia memastikan sejumlah saluran dan rumah pompa berkerja optimal pada saat hujan.

Pria yang juga Calon Wali Kota Surabaya periode 2025-2030 tersebut memantau jalan sembari memberikan instruksi kepada para jajarannya. Para camat diminta untuk memantau saluran air.

Misalnya saat ia meninjau Jalan Jambangan Gang III. Di lokasi tersebut, ia didampingi oleh Camat Jambangan, Ahmad Yardo Wifaqo serta ketua RT setempat.

Setelah melihat saluran, Wali Kota Eri ingin memastikan ketinggian (elevasi) kawasan tersebut cukup sehingga air bisa cepat mengalir hanya dengan gravitasi. 

"Selain itu, nanti kalau setiap kali hujan deras itu dinyalakan rumah pompanya, biar (arinya) ketarik,” kata Wali Kota Eri pada arahannya.

Demikian halnya dengan saluran di Jalan Karah. Di kawasan ini, Cak Eri juga menginstruksikan agar saluran bisa terbebas dari sampah.

Tak cukup dengan perangkat Pemkot, hal ini juga akan menjadi komitmen bersama dengan warga melalui RT dan RW. 

Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota melihat banyaknya tumpukan sampah di saluran.

"Kalau warga melihat ada sampah, Ketua RT bisa share (berpesan) lewat WA warga, bilang jangan buang sampah di sungai. Kalau sudah tertutup (sampah) seperti ini pasti ada buangan dari sana (rumah warga),” ujarnya.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya juga diminta untuk menyiapkan booster pintu air di sungai Jalan Karah. 

Tujuan, saluran yang berada di Wonorejo tidak sampai jebol akibat buangan air dari Jalan Karah.

Pengecekan saluran juga akan dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi luapan air. 

"Kalau telat eman, karena ini salurannya sudah bagus. Sementara gawe pipa air nang kene (sementara pakai pipa air di sini), kalau di-los ya jebol yang di Wonorejo. Makannya ini nanti mau dibuang ke bozem Jambore,” tandasnya.

Sidak tersebut dilakukan Cak Eri tidak lama setelah pemungutan suara, Rabu (27/11/2024). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved