Pilkada Mojokerto 2024

Ikfina Fahmawati-Gus Dulloh Janji Lanjutkan Pembangunan Kab Mojokerto yang Dirintis Selama 14 Tahun

Percepatan di semua bidang akan diwujudkan jika masyarakat menjadikan Ikfina-Gus Dulloh bupati dan wakil bupati Mojokerto 2025-2030.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
mohammad romadoni/surya.co.id
Cabup-Cawabup Pilkada Mojokerto 2024, Ikfina Fahmwati dan Gus Sa'Dulloh Syarofi bersama pendukung Idola Jetis, pada Rabu (13/11/2024). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Warga Kabupaten Mojokerto bangga memiliki kepala daerah yang konsisten melaksanakan pembangunan infrastruktur selama 14 tahun di Bumi Majapahit.

Banyak infrastruktur yang sudah dibangun, wujudnya nyata salah satunya adalah pembangunan jalan yang terbukti memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi positif dan, menciptakan kemudahan transportasi bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Lalu, siapa kepala daerah Mojokerto yang konsisten selama belasan tahun membangun infrastruktur tersebut?

Dia adalah Mustofa Kamal Pasa (MKP) Bupati Mojokerto tahun 2010-2017 membangun jalan 718 Km, dan diteruskan oleh Bupati Mojokerto ke-30, Ikfina Fahmawati di tahun 2021.

Namun baru di tahun 2023, Ikfina dapat melakukan pembangunan jalan 178 Km karena imbas Covid-19.

Dari total 1000,4 Km panjang jalan se-Kabupaten Mojokerto, kini masih menyisakan 103,7 Km.

Pembangunan di semua bidang, termasuk infrastruktur jalan akan dilanjutkan oleh Cabup-Cawabup Pilkada Mojokerto 2024, Paslon Idola Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh kalau terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Mojokerto periode 2025-2030.

Cabup Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan pembangunan infrastruktur telah dirintis oleh suaminya (MKP) tahun 2010 dan ia melanjutkan 2021, terutama di wilayah lor kali (Utara sungai Brantas), yang terdiri empat kecamatan yaitu Kecamatan Jetis, Gedeg, Kemlagi dan Dawarblandong.

"Infrastruktur itu sangat penting, namun belum selesai. Karena masih ada jalan poros desa yang belum dibangun standar sepanjang 103,7 Km. Masih banyak jalan lingkungan desa yang belum dibangun jalan beton," kata Ikfina Fahmawati di hadapan pendukung Idola Jetis, Rabu (13/11/2024) malam.

Selain pembangunan infrastruktur,  bupati perempuan pertama di Mojokerto ini memaparkan, sarana penunjang jalan seperti PJU (Penerangan jalan umum), juga harus terus ditingkatkan lantaran menyangkut kenyamanan dan keselamatan warganya.

Sudah ada layanan pengaduan masyarakat, sehingga warga dapat melapor misalnya PJU padam melalui ke call center 112.

"Jalan dilengkapi PJU, nah jika ada yang padam warga bisa melapor call center 112. Keluhan PJU di titik mana dan kilometer mana, nanti akan diteruskan untuk ditindaklanjuti dan Tim Reaksi Cepat (TRC) dari DPRKP2 akan diturunkan untuk segera memperbaiki," ungkap Dokter Ikfina.

Ikfina mengungkapkan, pihaknya dapat laporan tenyata banyak kotak box komponen PJU termasuk kabel PJU sepanjang 250 meter yang sering hilang, terutama di wilayah alas Dawarblandong dan Kemlagi.

Petugas akhirnya membutuhkan waktu, karena terlebih dulu melakukan pengadaan untuk memperbaiki PJU padam yang seringkali dikeluhkan masyarakat tersebut.

"Jadi tidak sesederhana itu, PJU padam bukan berarti karena lampu. Ternyata setelah dicek oleh petugas, ada komponen yang hilang menyebabkan PJU padam. Selain pembangunan, kita juga memberikan pelayanan masyarakat yang membutuhkan secepatnya, seperti PJU padam," ujar Ikfina pecinta kucing tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved