Kamis, 30 April 2026

Ketahanan Pangan Jatim

Banyuwangi Raih Penghargaan Daerah Penghasil Ikan Terbasar dari Harian Surya

Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur, dalam  ajang Ketahanan Pangan Surya Awards 2024.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Redaksi Harian Surya, Tri Mulyono kepada Pemkab Banyuwangi yang diwakili oleh Kepala Diskominfo, Budi Santoso dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya Ke-35 yang digelar di Surabaya, Selasa (12/11/2024). 

SURYA.CO.ID,  SURABAYA - Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur (Jatim), dalam  ajang Ketahanan Pangan Surya Awards 2024.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Redaksi Harian Surya, Tri Mulyono kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi yang diwakili oleh Kepala Diskominfo, Budi Santoso dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Harian Surya Ke-35 yang digelar di Surabaya, Selasa (12/11/2024).

Banyuwangi sebagai kabupaten dengan garis pantai sepanjang 175 kilometer (km), dinilai sebagai daerah penunjang ketahanan pangan di Jatim dari sektor perikanan.

Pemkab Banyuwangi, kata Budi Santoso, berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Harian Surya kepada Pemkab Banyuwangi

Penghargaan tersebut, menunjukkan bahwa Banyuwangi memiliki posisi penting dalam upaya-upaya ketahanan pangan di Jatim.

"Terima kasih kepada Harian Surya. Ini semakin memotivasi kami untuk mengoptimalkan berbagai berbagai potensi di Banyuwangi," ujar Budi. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, potensi perikanan tangkap di Banyuwangi mencapai 700 ribu ton per tahun.

Pada 2023, sektor perikanan mampu menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 8 triliun, atau 7,93 persen dari total PDRB Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan hasil sensus yang digelar BPS tahun 2023, sektor perikanan di Banyuwangi tumbuh 66 persen dibandingkan sepuluh tahun sebelumnya.

"Banyuwangi dengan letak geografis yang strategis sehingga memiliki potensi-potensi besar, termasuk dalam bidang perikanan," tutur Budi

Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Selat Bali, membuat potensi perikanan tangkap cukup besar. 

Di Samudera Hindia, wilayah periaran Banyuwangi mencapai luasan 2 ribu mil persegi. Potensinya mencapai 212.500 ton per tahun.

Tak kalah potensi perikanan tangkap di Selat Bali. Berbeda dengan di Samudera Hindia, penangkapan ikan laut lebih mengoptimalkan metode ramah lingkungan.

Sebab, perairan Selat Bali karakteristiknya berbeda dengan perairan lepas laut selatan. Untuk Selat Bali, potesinya 46 ribu ton per tahun.

Budi menjelaskan, setiap tahunnya, produksi perikanan tangkap di Banyuwangi naik antara 2 hingga 5 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved