Berita Lamongan
SMP Negeri 1 Lamongan Lestarikan Budaya Jawa Lewat Opera Van Snesa
Opera Van Snesa atau OVS sendiri merupakan pagelaran seni budaya yang sudah berjalan selama 10 tahun.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Ada beragam cara untuk melestarikan seni budaya, termasuk budaya Jawa.
Seperti yang dilakukan oleh lembaga pendidik SMP Negeri 1 (snesa) Lamongan.
Lembaga yang ada di Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro Lamongan melibatkan ratusan anak didiknya lewat pagelaran seni budaya Jawa, dalam tajuk Opera Van Snesa (ovs).
Opera Van Snesa atau OVS sendiri merupakan pagelaran seni budaya yang sudah berjalan selama 10 tahun.
Apa yang dilakukan sekolah menengah pertama ini sekaligus sebagai upaya pihak sekolah khususnya guru Bahasa Jawa dalam menjaga dan mengenalkan nila-nilai budaya Jawa kepada generasi muda ditengah moderenisasi zaman.
Dalam pagelaran seni ini, para siswa kelas sembilan terbagi menjadi 10 kelompok.
Setiap kelompok menampilkan alur cerita zaman kerajaan di masa lampau dengan iringan karawitan.
Para siswa ini tampak begitu piawai memerankan setiap tokoh yang diperankan pada mereka sesuai arahan sang sutradara.
"Pgelaran OVS ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dipedomani dengan kurikulum Bahasa Jawa. Siswa sejak kelas tujuh telah diajarkan dengan Bahasa Jawa dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1, Yayuk Setia Rahayu kepada SURYA, Kamis (31/10/2024).
Yayuk mengaku bangga anak didiknya mengikuti pagelaran seni budaya Jawa ini dengan senang dan antusias dalam menyiapkan maupun membawakan setiap alur cerita.
"Kita tanamkan pada mereka untuk tumbuh dalam melestarikan budaya Jawa yang sangat beragam ini," katanya.
Dengan adanya kegiatan pagelaran seni budaya jawa tersebut, pihak sekolah berharap para siswa dapat menguasai banyak bahasa dan bisa mencintai dan memahami nilai-nilai budaya Jawa, termasuk potensi lokal bahasa daerah.
SMP Negeri 1 Lamongan komitmsn untuk melestarikan kesenian budaya jawa ditengah moderenisasi zaman.
Upaya tersebut menegaskan keseriusan para pelajar di Lamongan dalam mendukung dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, khususnya potensi lokal bahasa daerah.
Salah satu siswa bernama, Ataya Cinta Aisyah mengaku, jika dalam pagelaran ini dirinya membawakan peran sebagai selir atau istri kedua dari Cindelaras yang jahat dengan tujuan mengusir permaisuri dari Kerajaan Jenggala.
| Ibu-ibu di Kabupaten Lamongan Diajak Siapkan Generasi Masa Depan Bermoral dan Berkarakter |
|
|---|
| Bantu Bibit Untuk Penanaman Pekarangan Pangan Bergizi, Polres Lamongan Wujudkan Swasembada Pangan |
|
|---|
| Pemakaman Polisi yang Tewas saat Cek BBM Ilegal di Kalimantan Timur Khidmat, Anak Korban Histeris |
|
|---|
| Mendapat Bantuan Pupuk Non Subsidi dari Pemkab Lamongan, Petani Tambak Sumringah |
|
|---|
| Lamongan Siaga Merah, Air Sungai Bengawan Solo Meluber Genangi Pemukiman Warga |
|
|---|
