Sabtu, 11 April 2026

Berita Lamongan

SMP Negeri 1 Lamongan Lestarikan Budaya Jawa Lewat Opera Van Snesa

Opera Van Snesa atau OVS  sendiri merupakan pagelaran seni budaya yang sudah berjalan selama 10 tahun. 

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
0pera Van Snesa, upaya pelajar di Lqmongan dalam melestarikan seni budaya Jawa, Kamis (31/10/2024) 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Ada beragam cara untuk melestarikan seni budaya, termasuk budaya Jawa.

Seperti yang dilakukan oleh lembaga pendidik SMP Negeri 1 (snesa) Lamongan. 

Lembaga yang ada di Jalan Ki Sarmidi Mangun Sarkoro Lamongan melibatkan ratusan  anak didiknya lewat pagelaran seni budaya Jawa, dalam tajuk Opera Van Snesa (ovs).

Opera Van Snesa atau OVS  sendiri merupakan pagelaran seni budaya yang sudah berjalan selama 10 tahun. 

Apa yang dilakukan sekolah menengah pertama ini  sekaligus sebagai upaya pihak sekolah khususnya guru Bahasa Jawa dalam menjaga dan mengenalkan nila-nilai budaya Jawa kepada generasi muda ditengah moderenisasi zaman.

Dalam pagelaran seni ini, para siswa kelas sembilan terbagi menjadi 10 kelompok. 

Setiap kelompok menampilkan alur cerita zaman kerajaan di masa lampau dengan iringan karawitan.

Para siswa ini tampak begitu piawai memerankan setiap tokoh yang diperankan pada mereka sesuai arahan sang sutradara.

"Pgelaran OVS  ini  merupakan kegiatan rutin tahunan yang dipedomani dengan kurikulum Bahasa Jawa.  Siswa sejak kelas tujuh telah diajarkan dengan Bahasa Jawa dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Kepala Sekolah SMP Negeri 1, Yayuk Setia Rahayu kepada SURYA, Kamis (31/10/2024).

Yayuk mengaku bangga anak didiknya mengikuti pagelaran seni budaya Jawa ini dengan senang dan antusias dalam menyiapkan maupun membawakan setiap alur cerita.

"Kita tanamkan pada mereka untuk tumbuh dalam melestarikan budaya Jawa yang  sangat beragam ini," katanya.

Dengan adanya kegiatan pagelaran seni budaya jawa tersebut,  pihak sekolah berharap  para siswa dapat menguasai banyak bahasa dan bisa mencintai dan memahami nilai-nilai budaya Jawa, termasuk potensi lokal bahasa daerah.

SMP Negeri 1 Lamongan  komitmsn untuk melestarikan kesenian budaya jawa ditengah moderenisasi zaman. 

Upaya tersebut menegaskan keseriusan  para pelajar di Lamongan dalam mendukung dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia, khususnya potensi lokal bahasa daerah.

Salah satu siswa bernama,  Ataya Cinta Aisyah mengaku,  jika dalam pagelaran ini dirinya membawakan peran sebagai selir atau istri kedua dari Cindelaras yang jahat dengan tujuan mengusir permaisuri dari Kerajaan Jenggala.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved