Uskup Surabaya yang Baru

Paus Fransiskus Tunjuk RD Agustinus Budi Utomo sebagai Gembala Uskup Surabaya

Gereja Katolik mengumumkan RD Agustinus Tri Budi Utomo (Romo Didik) sebagai pemimpin baru Keuskupan Surabaya yang baru.

|
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
habibur rohman/surya.co.id
Uskup Terpilih Keuskupan Surabaya yang baru RD Agustinus Tri Budi Utomo menyampaikan sambutannya di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/10/2024) malam. Kabar sukacita ini Uskup baru yang akrab disapa Romo Didik ini disampaikan oleh Administrator Apostolik Keuskupan Surabaya Pastor Yosef Eko Budi Susilo pada Perayaan Ekaristi yang dihadiri umat dari pelbagai paroki di Keuskupan Surabaya yang terdiri dari 46 paroki dan sekitar 160 ribu umat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gereja Katolik mengumumkan RD Agustinus Tri Budi Utomo (Romo Didik) sebagai pemimpin baru Keuskupan Surabaya yang baru.

Pengumuman ini disampaikan melalui misa syukur di Gereja Hati Kudus (Katedral Surabaya), Selasa (29/10/2024) malam.

Pengumuman Romo Didik sebagai gembala Uskup Surabaya yang baru disampaikan Administrator Apostolik Keuskupan Surabaya, RD Yosef Eko Budi Susilo (Romo Eko).

"Paus Fransiskus telah mengangkat RD Agustinus Budi Utomo yang saat ini menjabat sebagai Vikaris Faktoral sebagai Uskup Surabaya yang baru," ujar Romo Eko pada pengumuman yang ia bacakan.

Pengumuman ini menjadi kabar suka cita bagi umat, khususnya yang hadir pada acara misa khusus tersebut.

Romo Didik akan menggantikan mendiang Uskup Surabaya Monsinyur (Mgr) Vincentius Sutikno Wisaksono yang mangkat di Rumah Sakit Katolik Vincentius a Paulo (RKZ), Surabaya tahun lalu (10/8/2023).

Nantinya, Uskup baru akan memimpin sekitar 160 ribu umat yang terbagi di 46 paroki dalam Keuskupan Surabaya.

"Kita mendoakan Uskup dalam membimbing dan melayani umat di keuskupan Surabaya yang besar," ujarnya.

Memberikan sambutan usai pengumuman, Romo Didik menyampaikan terima kasih atas tanggung jawab tersebut.

"Ini rahasia besar yang hanya diketahui Allah dan orang yang dipercaya oleh Allah dalam proses penunjukkan ini. Yang sebenarnya bagi kita secara manusiawi, tidak mungkin."

"Tapi ternyata itu yang dikehendaki Tuhan pada Keuskupan Surabaya."

"Kami hanya bisa bersyukur dan taat kepada Bapa Suci yang telah mempercayakan tugas besar dan sungguh ini adalah keberanian gereja dan Roh Kudus untuk menunjuk saya," ujar Romo Didik.

Romo Didik mengajak seluruh umat untuk senantiasa berdoa.

"Saya sungguh mengucap terimakasih. Kepada para Romo, tolonglah saya."

"Doakan selalu, kepada seluruh umat, yang telah berdoa hendaknya tidak berhenti untuk mendoakan, semoga kita semua selalu mendapatkan perlindungan dan bimbingan," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved