Minggu, 19 April 2026

Amalan Islam

Larangan Tidur Setelah Shalat Subuh, Ini Alasannya Menurut Buya Yahya 

Buya Yahya menjelaskan, sebenarnya hukum tidur setelah Shalat Subuh menurut Islam adalah makruh

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Ilustrasi larangan tidur setelah shalat subuh 

SURYA.CO.ID - Setiap Muslim berkewajiban bangun di pagi hari untuk melaksanakan Shalat Subuh. 

Tak jarang, rasa mengantuk hadir dan timbul keinginan untuk tidur lagi. 

Namun, dalam Islam terdapat pendapat ulama yang menyatakan larangan tidur setelah Shalat Subuh

Sebenarnya apa alasan di balik larangan tersebut? Berikut penjelasan pendakwah Buya Yahya, dilansir dari video di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada Sabtu (28/9/2024). 

Baca juga: Amalan Sebelum Tidur Menurut Sunah Rasul, Baca Doa Hingga Mengibas Kasur

Buya Yahya menjelaskan, sebenarnya hukum tidur setelah Shalat Subuh menurut Islam adalah makruh, bukan haram. 

"Jadi tidak haram hanya makruh," kata Buya. 

Hukum tidur setelah Shalat Subuh sangat tidak dianjurkan karena orang tersebut akan mengalami kerugian dalam banyak hal, salah satunya rezeki. 

"Dia akan kehilangan banyak hal, diantaranya rizki, rizkinya sempit. Jadi bukan larangan haram, jadi habis Shalat Subuh tidur, ya tidur, akan tetapi itu hukumnya makruh," lanjut Buya. 

Baca juga: Mimpi Buruk Pertanda Apa? Buya Yahya Anjurkan Muslim Segera Lakukan Ini 

Selain tidur setelah Shalat Subuh, tidur setelah Sholat Ashar sampai Maghrib hukumnya juga makruh. 

"Seperti yang telah disebutkan oleh Imam Haddad Rahimahullah, ada dua waktu yang jangan sampai kita lupa, kita lalaikan.  

Pertama adalah habis shalat ashar sampai maghrib, yang kedua adalah habis shalat subuh sampai terbit matahari," ujarnya. 

Menurut penjelasan Buya Yahya, dua waktu tersebut sebenarnya dua waktu istimewa. 

Di waktu ini pula kita dianjurkan untuk tidak tidur namun mendekatkan diri kepada Allah. 

"Kalau habis shalat Ashar sampai Maghrib, kalau kita dengan Allah, maka itu jadi sebab kita diberi rizki batin, tentram hati dan sebagainya," 

"Kemudian bagi siapun yang menghidupkan, dalam hadis Nabi disebutkan 'barang siapa yang menghidupkan di antara waktu shalat Subuh dengan sampai terbit matahari, maka Allah akan berikan rizki dzohir, duit dan sebagainya.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved