Berita Lumajang

Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni Memuji Pembangunan Jembatan Hasil Swadaya Masyarakat Sumberwuluh

Pj Bupati Lumajang menyambut baik keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, menyusul pemerintah sedang mengalami keterbatasan anggaran

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Erwin Wicaksono
Wujud bangunan jembatan sepanjang 2.410 meter yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (19/9/2024). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni memuji inisiatif masyarakat Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dalam membangun jembatan sepanjang 2.410 meter secara swadaya. 

Jembatan tersebut rampung pada Rabu (18/9/2024). Saat ini, jembatan itu merupakan penghubung jalan akses pertambangan pasir di wilayah Desa Sumberwuluh.

Indah menyambut baik keterlibatan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur, menyusul pemerintah sedang mengalami keterbatasan anggaran.

"Dukungan masyarakat seperti ini begitu berharga, membantu pemerintah dalam peningkatan infrastruktur di Lumajang. Pembangunan infrastruktur seringkali menghadapi kendala anggaran," ujar Indah ketika dikonfirmasi, Kamis (19/9/2024).

Menurut Indah, kolarborasi antaran pemerintah dan masyarakat penting dijaga, demi peningkatan kualitas infrastruktur di Kabupaten Lumajang.

"Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kami dapat menghadapi kendala anggaran. Serta mempercepat pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas," sebut wanita yang akrab disapa Yuyun itu.

Di sisi lain, penggagas proyek, Hanafi mengatakan pembangunan proyek secara pengawasan turut melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lumajang guna memastikan kualitas konstruksi.

"Kami mengikuti standar Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan site plan yang disarankan oleh Dinas PUTR, meskipun pembiayaan berasal dari dana swadaya masyarakat yang mencapai hampir Rp 6 miliar," tutur Hanafi.

Pria yang juga menjadi koordinator sopir angkutan pasir itu menegaskan, jembatan dibangun telah sesuai dengan spesifikasi kelas jalan. Sehingga mampu dilalui oleh truk tambang pasir.

Hanafi menuturkan, pihaknya turut memberikan bantuan sembako kepada sekitar 350 orang penerima. 

Jumlah anggaran sekitar Rp 90 juta hingga Rp100 juta. Pemberian sembako itu merupakan bentuk tanggung jawab sosial para sopir angkutan pasir.

"Proyek ini tidak hanya memberikan dorongan terhadap ekonomi lokal, tetapi juga diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga," ungkapnya.

➢ IKUTI UPDATE BERITA MENARIK LAINNYA di GOOGLE NEWS SURYA.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved