Selasa, 28 April 2026

Berita Situbondo

Nenek 100 Tahun di Situbondo Langsung Lompat Saat Rumahnya Terbakar, Api Juga Melalap Rumah Anaknya

Di tengah kesibukan warga memadamkan kobaran api, satu unit mobil pemadam kebakaran datang dan segera menyemprotkan air

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Kobaran api membakar dua rumah warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Tiada hari tanpa bencana kebakaran di Kabupaten Situbondo. Menjadi yang keempat dalam tiga hari terakhir, dua buah rumah juga menjadi sasaran amuk di jago merah di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kamis (19/9/2024) siang.

Rumah yang terbakar adalah milik Munarye, seorang nenek yang sudah berusia 100 tahun serta sebuah rumah di sebelahnya milik Mahdewi (45). Ternyata kedua wanita ada hubungan keluarga karena Munarye adalah ibu dari Mahdewi.

Terbakarnya bangunan dua rumah semipermanen tersebut, diduga akibar korsleting listrik. Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika nenek Munarye sedang berada di dalam rumah. 

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Sruwi Hartanto melalui Puriyono, Koordinator Pusdalop BPBD membenarkan kebakaran rumah itu. Dikatakan Puriyono, pemilik rumah dikagetkan suara teriakan tetangga yang melihat kebakaran itu.

Tahu rumahnya yang terbakar, Munarye yang sudah renta itu seketika melompat keluar menyelamatkan diri. Si nenek semakin kaget karena ternyata kebakaran juga merembet ke rumah Mahdewi di sebelahnya.

Para tetangga juga kaget mendengar teriakan kebakaran dan bersama-sama langsung berusaha memadamkan api yang membesar dengan  peralatan seadanya.

Di tengah kesibukan warga yang memadamkan kobaran api, satu unit mobil pemadam kebakaran datang dan segera menyemprotkan air. "Api itu baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam dari kejadian," kata Puriyono.

Tidak ada korban dalam insiden kebakaran itu, namun dua orang pemilik rumah mengalami kerugian materiil sekitar Rp 100 juta.

"Untuk penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, namun untuk pastinya masih dalam penyelidikan pihak polisi," jelasnya.

Damkar juga mengimbau  masyarakat untuk selalu memperhatikan dan mengganti kabel listrik yang rusak, agar tidak terjadi korsleting dan menyebabkan kebakaran. "Selain itu pastikan kompor mati saat akan keluar rumah," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved