Berita Viral

'Jancok' Umpatan Khas Suroboyo Ramai di Medsos, Berasal dari Nama Tank Belanda Ini Kata Budayawan

Kata "jancok" atau "dancok" merupakan salah satu kata yang kerap diucapkan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Surabaya, Malang, dan sekitarnya. 

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
Terdapat foto tank yang disebut menjadi awal mula lahirnya jancok diduga muncul di Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. 

SURYA.CO.ID - Bagi arek Suroboyo dan sekitarnya, jancok mungkin bukan hal yang tabu atau bahkan sering terdengar di kehidupan sehari-hari.

Kendati demikian, apakah Anda tahu asal usul arti kata jancok yang populer itu?

Baru-baru ini, media sosial ramai membicarakan umpatan khas Jawa Timur itu.

Salah satu netizen pun mengaitkan jancok dengan nama tank Belanda.

Lantas, apakah betul jancok berasal dari nama tank Belanda?

Apa sebetulnya arti kata jancok 

Kata "jancok" atau "dancok" merupakan salah satu kata yang kerap diucapkan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Surabaya, Malang, dan sekitarnya. 

Bagi sebagian orang, kata jancok dikenal sebagai kata makian, diungkap saat mengumpat, atau kata-kata kotor yang tidak sopan diucapkan. 

Kata tersebut biasanya diucapkan untuk misuh atau mengumpat ketika persaan sedang kesal atau marah terhadap sesuatu.

Meski begitu, tidak semua orang yang terbiasa mengucapkan jancok memahami arti yang sebenarnya dari kata ini.

Sejarah kata jancok Muncul anggapan bahwa kata tersebut berasal dari sebuah tank Belanda yang bertuliskan "Jan-Cox".

Tank Belanda bertuliskan Jan-Cox disebut-sebut muncul di Surabaya pada 10 November 1945 ketika Pertempuran Surabaya.

Kendati demikian, lahirnya kata jancok ternyata tidak berasal dari tank tersebut. Berikut ini asal mula kata jancok. 

Asal usul arti kata jancok

Arti kata jancok bisa dirunut dari tulisan  "Discourse Analysis About “Jancok Or Dancok” In Discourse (Semantic And Pragmatic" yang ditulis Yam Saroh dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia.Ia menguitp penjelasan seorang anggota Cagar Budaya di Surabaya bernama Edi Samson.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved