Berita Surabaya
Perintahkan Dindik Surabaya Pastikan Lulusan SD Lanjut SMP, Eri Cahyadi: 'Tak Boleh Putus Sekolah'
Eri Cahyadi menginstruksikan Dindik Surabaya memastikan seluruh lulusan SD harus melanjutkan sekolahnya.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya untuk bekerja cepat memastikan seluruh lulusan SD di Kota Pahlawan melanjutkan sekolahnya, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta.
"Hari Sabtu kami akan memaparkan. Jumlah anak yang lulus SD ada berapa ribu? Jumlah anak yang diterima SMP negeri dan swasta ada berapa ribu? Kalau kemudian ada selisih, tak kon goleki (saya instruksikan Dindik untuk mencari)," kata Eri Cahyadi, Selasa (16/7/2024).
Pihaknya akan memastikan pada lulusan SD yang belum terdaftar di SMP negeri maupun swasta telah menjangkau lembaga pendidikan SMP.
"Kami akan mencari, ning endi arek iki? (Dimana anak ini melanjutkan sekolah)," katanya.
Menurut Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) Jawa Timur tersebut, besar kemungkinan siswa tersebut sekolah di luar kota.
"Bisa saja mondok (ke Pondok Pesantren), atau sekolah luar kota. Nah, ini yang harus dipastikan," ujarnya.
Kandidat doktor Pengembangan SDM Universitas Airlangga (Unair) tersebut akan memastikan tak ada kasus putus sekolah di Surabaya.
Ini untuk memastikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Surabaya berjalan optimal.
Apalagi, Pemkot Surabaya juga memberikan sejumlah intervensi kepada warga kurang mampu agar menjangkau pendidikan hingga perguruan tinggi.
"Nggak oleh onok Arek Suroboyo nggak sekolah (Tidak boleh ada anak Surabaya yang tidak sekolah)," tandas Cak Eri.
Bagi yang belum mendaftar sekolah, Eri Cahyadi mengarahkan kepada sekolah Swasta.
"Sebab, (Penerimaan) di sekolah negeri sudah tutup. Soalnya sudah nggak cukup kuotanya. Siswa bisa memilih sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus. Sebab, ini juga menjadi tantangan bagi sekolah swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar anak mau mendaftar di sekolah tersebut," kata mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.
Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta, Erwin Darmogo, berharap adanya transparansi soal siswa yang diterima sekolah negeri.
"Kami akan mencocokkan data dengan jumlah siswa yang ada di Dinas Pendidikan maupun sekolah negeri. Kalau pun nanti ada selisih (lulusan SD belum diterima SMP) itu akan dicari. Silakan mendaftar di sekolah swasta," imbuh Erwin.
Sekolah negeri juga harus menjaga komitmen untuk tidak menerima murid setelah masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tuntas awal Juli lalu.
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.