Berita Lamongan
Muhammadiyah, USAID MENTARI-PHC Kompak Dukung Percepatan Integrasi Layanan Primer di Lamongan
Kegiatannya secara resmi diawali dengan Workshop dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di RS Muhamadiyah Lamogan, Kamis (11/7/ 2024).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
SURYA.CO.ID LAMONGAN - USAID MENTARI-PHC Resmi Dukung dan Dampingi Percepatan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kabupaten Lamongan
Lamongan.
Kegiatannya secara resmi diawali dengan Workshop dan Kick Off Integrasi Layanan Primer di RS Muhamadiyah Lamogan, Kamis (11/7/ 2024).
Kegiatan ILP ini didukung oleh MPKU PP Muhammadiyah dan USAID melalui program USAID MENTARI Primary Health Care (PHC).
Dukungan yang diberikan USAID MENTARI-PHC menitikberatkan pada tiga poin utama.
Yakni meningkatkan kapasitas nakes dan kader posyandu, pendampingan implementasi ILP di Puskesmas, Pustu, dan Posyandu, dan pendampingan advokasi kebijakan terkait ILP.
Baca juga: Transformasi Layanan Puskesmas Dengan ILP, Ini Yang Dilakukan Puskesmas Gedangan
Acara peluncuran yang diresmikan langsung oleh Direktur Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes, Asisten 1 Bupati Lamongan, dan Sekretaris Dinkes Provinsi Jawa Timur, dibarengi dengan Workshop Inisiasi ILP untuk para nakes Puskesmas dan kader Posyandu dari lokus USAID MENTARI-PHC.
Baca juga: Kini Ada 153 Puskesmas Pembantu ILP di Surabaya, Deteksi Awal Sebelum Warga Sakit
Selain itu, acara ini turut dihadiri oleh banyak pihak dari lintas sektor yang nantinya akan terlibat dalam kegiatan ILP di Kab. Lamongan.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinkes Provinsi Jawa Timur, Mohamad Yoto, menyampaikan bahwa melalui ILP perlu dukungan dari lintas sektor karena pada hakikatnya
ILP adalah upaya bersama untuk meningkatkan derajat dan status kesehatan masyarakat.
Melalui ILP semua pihak yang terlibat mengupayakan agar masyarakat dapat lebih dekat dengan layanan kesehatan.
Kehadiran perwakilan USAID, Sigit Sulistyo sebagai Team Lead Kesehatan Ibu dan Anak USAID Indonesia, mengapresiasi dukungan Muhammadiyah, Pemprov, Pemda, serta lintas sektor lainnya dalam pelaksanaan ILP di Kab.
"Lamongan sebagai salah satu kota yang mendapatkan dukungan dari USAID," kata Sigit.
MPKU PP Muhammadiyah, yang diwakili oleh Solihul Absor, menekankan peran Muhammadiyah dalam membangun kesehatan bangsa.
Ia menyampaikan bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yg memberikan manfaat bagi masyarakat
umum, tidak hanya untuk anggotanya saja. Melalui program USAID MENTARI-PHC, bersama dengan USAID dan lintas sektor.
Muhammadiyah berkomiten untuk membantu pemerintah dalam transformasi kesehatan yakni ILP.
Disampaikan Distric Koordinator USAID MENTARI-PHC, Afan Alfian bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk dukungan dan komitmen pemerintah Lamongan hingga ke tingkat desa dalam penyelenggaraan integrasi layanan.
Primer, menjalin kerjasama dan koordinasi yang baik antar instansi serta mitra di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten, melaksanakan integrasi layanan primer di tiga Puskesmas
pilot project beserta jejaringnya yakni, Puskesmas Mantup, Puskesmas Karanggeneng, dan Puskesmas Glagah dengan masing-masing 2 Pustu dan 2 Posyandu.
"Serta membangun komunikasi, koordinasi, dan kesamaan persepsi di antara pemerintah Kabupaten Lamongan dalam upaya implementasi integrasi layanan primer," katanya.
Sementara itu, dalam penutupan sambutannya, Direktur Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes,
dr. Elvieda Sariwati, M. Epid, menekankan, bahwa hasil yg diharapkan dari ILP sendiri, yakni terbentuknya pelayanan kesehatan dengan konsep person centered atau sasaran siklus hidup.
Yaitu kesehatan yang dilaksanakan dengan semangat berbagi informasi, membangun partisispasi, dan kolaborasi antar pasien, keluarga, masyarakat dengan penyediaan layanan
kesehatan.
Integrasi Layanan Primer (ILP)
Muhammadiyah USAID MENTARI PHC
ILP di Lamongan
surabaya.tribunnews.com
SURYA.co.id
MPKU PP Muhammadiyah
| Ibu-ibu di Kabupaten Lamongan Diajak Siapkan Generasi Masa Depan Bermoral dan Berkarakter |
|
|---|
| Bantu Bibit Untuk Penanaman Pekarangan Pangan Bergizi, Polres Lamongan Wujudkan Swasembada Pangan |
|
|---|
| Pemakaman Polisi yang Tewas saat Cek BBM Ilegal di Kalimantan Timur Khidmat, Anak Korban Histeris |
|
|---|
| Mendapat Bantuan Pupuk Non Subsidi dari Pemkab Lamongan, Petani Tambak Sumringah |
|
|---|
| Lamongan Siaga Merah, Air Sungai Bengawan Solo Meluber Genangi Pemukiman Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilp-lamongan.jpg)