Berita Surabaya
Siswa Miskin di Surabaya yang Mendaftar ke Sekolah Swasta Dipastikan Tetap Menerima Bantuan
Dinas Pendidikan Surabaya memastikan akan tetap memberikan intervensi kepada siswa yang berasal dari keluarga miskin
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Pendidikan Surabaya memastikan akan tetap memberikan intervensi kepada siswa yang berasal dari keluarga miskin (gamis), atau pun pra-gamis yang berada di sekolah swasta.
Sehingga, meski tak lolos seleksi di SMP negeri, bantuan yang diberikan tetap sama.
"Gamis maupun pra-gamis gratis sehingga tetap masuk dalam intervensi dari pemkot," kata Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruh, saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (28/6/2024).
Untuk diketahui, saat ini jumlah pagu dari seluruh SMP negeri (56 SMPN) di Surabaya mencapai 556 rombongan belajar (rombel).
Dengan jumlah maksimal 32 siswa di tiap rombel, maka daya tampung di sekolah negeri hanya mampu menerima 17.792 siswa.
Jumlah tersebut, jauh di bawah jumlah lulusan SD di Surabaya yang diprediksi nyaris menyentuh 40 ribu siswa.
Mengutip data Dinas Pendidikan Surabaya, sebanyak 39.783 siswa diperkirakan lulus SD tahun ini.
Sementara itu, kuota siswa dari jalur afirmasi (gamis dan pra-gamis) untuk SMP negeri hanya 15 persen. Mempertimbangkan daya tampung siswa, maka jumlah siswa yang dapat diterima hanya sekitar 2.600 siswa.
Padahal, hingga pendaftaran ditutup pada 13 Juni 2024, jumlah pendaftar mencapai 4.439 Calon Peserta Didik Baru (CPDB) atau dengan kata lain ada sekitar 2.200 siswa tidak lolos seleksi.
"Karenanya, kalau tidak diterima di sekolah negeri, maka bisa mendaftar di swasta dan tetap akan mendapatkan bantuan," ujar Yusuf Masruh.
Selain pembebasan biaya sekolah, intervensi juga diberikan melalui bantuan seragam sekolah. Ini juga berlaku di tahun sebelumnya.
Pada 2023, bantuan seragam sekolah juga diberikan kepada 55.751 siswa setingkat SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Surabaya. Mereka berasal dari keluarga miskin dan pramiskin.
Pendaftaran sekolah swasta juga bisa dilakukan melalui laman Pemkot Surabaya. Rencananya akan dibuka pada Sabtu (29/6/2024) beosk.
Sebelumnya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta mengungkapkan, dalam sistem PPDB melalui online tersebut CPDB dapat memilih beberapa jalur. Selain zonasi, CPDB bisa mendaftar melalui jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu.
"Masyarakat bisa mengoptimalkan pendaftaran sekolah swasta melalui aplikasi Dinas Pendidikan, khususnya untuk jalur afirmasi. Ada beberapa sekolah swasta yang menyiapkan kuota afirmasi dengan jumlah yang berbeda, disesuaikan dengan pagu. Diharapkan bisa memilih yang terdekat," kata Koordinator MKKS SMP Swasta Surabaya, Erwin Darmogo dikonfirmasi terpisah.
siswa miskin di Surabaya
Dinas Pendidikan Surabaya
Yusuf Masruh
bantuan untuk siswa miskin
PPDB
MKKS SMP Swasta Surabaya
Erwin Darmogo
Surabaya
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.