Kamis, 7 Mei 2026

Berita Viral

Tabiat Aneh Slamet Ini Membuat 70 Paku Bersarang di Perutnya, Begini Kondisinya Usai Operasi 2 Jam

70 paku bersarang di perut Slamet Hidayat, warga Indramayu. Dokter mengoperasinya hingga 2 jam.

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase tribun cirebon/istimewa
70 paku bersarang di perut Slamet Hidayat diketahui dari hasil rontgen. 

SURYA.CO.ID - Terungkap kebiasaan atau tabiat Slamet Hidayat (22), warga Desa Pabean Ilir Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang menyimpan 70 paku besar di perutnya. 

Terungkapnya puluhan paku di tubuh Slamet dari hasil rontgen yang dilakukan tim dokter RSUD Indramayu. 

Perut Slamet dirontgen setelah dia mengeluh sakit dan muntah-muntah. 

Foto rontgen itu memperlihatkan ada banyak paku berukuran besar yang bersarang di dalam lambung.

“Kami langsung mengambil tindakan operasi selama dua jam,” ujar Dr H Rahmat SpB, salah satu dokter spesialis bedah RSUD Indramayu kepada Tribuncirebon.com, Minggu (23/6/2024).

Baca juga: Janji Hakim Eman Sulaeman di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan: Kalau Coba Pengaruhi, Saya Abaikan

Rahmat menyampaikan, operasi yang dilakukan pada Sabtu (22/6/2024) kemarin berhasil dilakukan.

Sebanyak 70 batang paku yang bersarang di lambung pasien pun sudah berhasil diangkat.

 Saat ini pasien masih menjalani perawatan lebih lanjut.

“Total ada sebanyak 70 batang paku,” ujar dia.

Lalu, bagaimana sampai puluhan paku itu bersarang di lambung Slamet? 

Dirut RSUD Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengatakan, dokter sempat mengalami kesulitan saat mencari informasi dari pria yang diduga juga mengalami gangguan jiwa tersebut.

“Jadi pasien ini dirawat inap di ruang Malgopa. Ruang Malgopa itu untuk orang-orang gangguan jiwa,” kata Deden, Minggu (23/6/2024), dikutip dari TribunCirebon.com.

Tim dokter kemudian mendapat informasi dari keluarga yang menyebut bahwa pasien kerap memakan jarum pentul dan paku.

“Jadi dia (pasien) ini suka makan jarum pentul. Kadang-kadang jarum pentulnya juga suka keluar sendiri,” ujar Deden.

Menurut keterangan pihak keluarga, kegemaran memakan paku dan jarum itu sudah dilakukan pasien sejak setahun terakhir.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved