Ini 2 Waktu Tidur yang Dilarang dalam Islam

Dalam Islam, terdapat dua waktu yang dilarang untuk tidur karena dapat mengganggu kesehatan. Selain itu, karena di dalamnya adalah waktu istimewa

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Ini 2 Waktu Tidur yang Dilarang dalam Islam 

SURYA.co.id - Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia untuk mengembalikan energi.

Dalam Islam, terdapat dua waktu yang dilarang untuk tidur karena dapat mengganggu kesehatan. Selain itu, karena di dalamnya adalah waktu istimewa.

Berikut penjelasan Buya Yahya mengenai waktu tidur yang dilarang dalam Islam dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Sabtu (22/6/2024).

Buya Yahya mengatakan, setidaknya ada dua waktu yang sebaiknya dilarang untuk tidur.

Tidur di waktu ini hukumnya makruh dan tidak haram.

Pertama adalah tidur setelah subuh.

Sebagaimana umat muslim bangun di pagi hari sudah menjadi suatu keharusan.

Pasalnya, umat muslim berkewajiban untuk menjalankan shalat subuh, walaupun masih dalam kondisi yang mengantuk.

Bahkan mungkin banyak diantara kita selepas shalat subuh tidur kembali.

Kata Buya, tidur habis salat subuh tidak haram.

Ulama mengatakan itu makruh. Karena waktu itu adalah waktu kita mendekatkan diri kepada Allah Swt.

"Jadi tidak haram hanya makruh," kata Buya.

Lanjut Buya menjelaskan, jika hukum tidur setelah subuh tidak haram namun nantinya orang yang tidur setelah subuh akan mengalami kerugian dalam banyak hal, salah satunya rezeki yang ia terima sedikit.

"Dia akan kehilangan banyak hal, diantaranya rizki, rizkinya sempit,"

"Jadi bukan larangan harom, jadi habis shalat subuh tidur, ya tidur, akan tetapi itu hukumnya makruh," lanjut Buya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved