Senin, 13 April 2026

Berita Magetan

Magetan Geger Video Dewasa yang Diperankan Pelajar, Polisi Langsung Lakukan Ini

Kabupaten Magetan dibuat geger dengan beredarnya video dewasa yang diduga diperankan oleh pelajar masih di bawah umur.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Kabupaten Magetan di Jawa Timur (Jatim), dibuat geger dengan beredarnya video dewasa yang diduga diperankan oleh pelajar masih di bawah umur.

Kendati belum diketahui peredaran video tersebut apakah viral maupun disebar di media sosial, namun video itu mengakibatkan ada orang yang melaporkan hal tersebut ke Polres Magetan.

Kasi Humas Polres Magetan Kompol Budi Kuncahyo mengatakan, ada pihak yang merasa dirugikan atas video itu, sudah membuat laporan pada 16 Juni kemarin.

“Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Namun kami tidak bisa membeberkan identitas pelapor dalam kejadian ini,” ujar Kompol Budi Kuncahyo, Kamis (20/6/2024).

Dirinya juga menegaskan, pelapor merasa dirugikan atas beredarnya video dewasa yang diperankan oleh siswa siswi itu.

“Kami tidak bisa mengungkap pelapornya siapa, yang jelas laporan sudah kami terima dan saat ini sudah kami selidiki,”tegas Kompol Budi.

Ia menjelaskan, ada sanksi hukuman bagi penyebar maupun perekam video persetubuhan dengan anak di bawah umur. Bahkan, pelaku bisa kena jerat pasal berlapis.

“Perkara yang mungkin terjadi dalam hal ini, adalah dugaan tindak pidana melakukan perbuatan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,” tegas Kompol Budi.

Menurutnya, hal itu diatur dalam Pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Serta pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) UU RI nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Pihaknya berharap, masyarakat lebih bijak dalam bersosial media dan tidak melakukan penyebaran konten asusila, khususnya yang melibatkan anak-anak.

“Orang tua diharap agar selalu mengedukasi kepada keluarga tentang bahaya konten asusila dan pentingnya melindungi anak-anak untuk bijak di internet,” pungkasnya.

Ikuti Update Berita Menarik Lainnya di Google News SURYA.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved