Rabu, 29 April 2026

Idul Adha 2024

Ini Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah, Keutamaannya Menghapus Dosa 2 Tahun

Inilah bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah, serta hukumny jika membaca niat di waktu siang hari.

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Surabaya.tribunnews.com
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah arab 

SURYA.co.id - Inilah bacaan niat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang dilaksanakan sebelum Hari Raya Idul Adha. Keutamaan amal ibadah puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dapat menghapus dosa dua tahun.

Ada banyak amal ibadah yang dapat dikerjakan pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Amal ibadah yang paling utama adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Menurut Kalender 1445 H Kementerian Agama (Kemenag) RI, tanggal 8 Dzulhijjah jatuh pada Sabtu, 15 Juni 2024, sementara tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada Minggu, 16 Juni 2024, adapun Idul Adha 2024 atau 10 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Mengutip laman Nahdlatul Ulama (NU), anjuran amal ibadah puasa Tarwiyah dan Arafah diriwayatkan dalam sebuah hadis,  Rasulullah Saw bersabda:

   مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ 

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam lailatul qadar.” (HR At-Tirmidzi) Maksud dari sebanding dengan satu tahun puasa pada hadits di atas adalah satu tahun puasa sunnah, bukan puasa Ramadhan (Mula al-Qari’, Mirqâh al-Mafâtîh, juz 3, h. 520).

Mengerjakan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah ganjaran pahala atau keutamaannya dapat menghapus dosa dua tahun, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

    صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ 

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim) Menurut mayoritas ulama, dosa-dosa yang dihapus sebab puasa Arafah adalah dosa kecil (An-Nawawi, Syarah Muslim, juz 3, h. 113).

Bagaimana bacaan niat puasa Tarwiyah dan Arafah, serta bolehkan niat dilakukan pada pagi hari? Berikut ulasannya.

Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Waktu memasang niat puasa Tarwiyah dan Arafah sama seperti puasa lainnya yakni dimulai pada malam hari sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar.

Sementara jika lupa niat pada malam hari, diperbolehkan niat siang harinya, adapun batas waktunya sampai sebelum tergelincirnya matahari (waktu Dzuhur). Dengan catatan, belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa dalam rentan waktu tersebut.

Niat Puasa Tarwiyah

   نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِله تَعَالَى

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved