SURYA Kampus
Hindari Kolesterol, Pastikan Hindari Makanan Olahan Lemak saat Idul Adha 2024
Daging memiliki kandungan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti protein hewani, hingga zat besi.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Olahan daging menjadi hidangan khas saat momen hari raya Idul Adha.
Bagi penderita kolesterol, konsumsi daging tetaplah dianjurkan untuk keseimbangan gizi.
Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah mengurangi konsumsi lemak dan adanya batasan dalam mengonsumsinya.
Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair), Lailatul Muniroh SKM MKes, mengungkapkan untuk bisa mengolah daging kurban menjadi olahan yang sehat, perlu dipahami bahwa daging sapi dan kambing mengandung protein hewani cukup tinggi.
Daging memiliki kandungan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti protein hewani, hingga zat besi.
Namun, untuk dapat mempertahankan kandungan gizi yang ada pada hewan kurban, mengolah daging kurban menjadi hal yang perlu diperhatikan.
“Bagi penderita kolesterol itu anjurannya mengurangi lemak, tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi daging sapi sama sekali, hanya saja memang perlu batasan,” terangnya.
Untuk itu, bagi penderita kolesterol, dianjurkan untuk memilih daging bagian sirloin atau tenderloin.
Kedua bagian tersebut, menurut Laila merupakan bagian yang paling rendah lemaknya.
Pengolahan daging untuk siap konsumsi harus turut diperhatikan.
Hal tersebut agar kandungan gizi di dalam daging tidak berkurang atau bahkan hilang.
“Jika ingin daging ada dalam nutrisi yang bagus, akan lebih baik kalau kita mengolahnya dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang. Itu akan lebih terjaga kandungan gizinya dibandingkan dengan digoreng yang justru akan meningkatkan kandungan lemak pada daging,” ungkap Laila.
Kemudian, hal penting lainnya yang perlu jadi perhatian ialah memasaknya hingga matang sempurna.
Tidak setengah matang, ataupun terlalu matang atau over cook.
Karena, daging yang dimasak hingga over cook dikhawatirkan akan mengurangi atau bahkan menghilangkan zat gizi yang ada pada daging.
| MM Universitas Ciputra Surabaya Terapkan Experiential Learning untuk Cetak Lulusan Berdaya Saing |
|
|---|
| 260 Mahasiswa Terbaik Bersaing di Final ONMIPA-PT 2026 Unair Surabaya |
|
|---|
| IIK Bhakta Kediri, Institut Kesehatan dengan Program Studi Terbanyak di Indonesia |
|
|---|
| Wisuda Double Degree di Taiwan, 15 Mahasiswa Umsura Langsung Kerja |
|
|---|
| Perusahaan Cari Lulusan Paham Bisnis dan AI, UK Petra Siap Jalur Magang Berbayar ke China |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dosen-Program-Studi-Gizi-FKM-Unair-Surabaya-Lailatul-Muniroh-SKM-MKes.jpg)