Korupsi di PT Timah

Rekam Jejak Said Didu yang Beber Sosok Pensiunan Jenderal Bintang 4 Inisial B Bekingi Korupsi Timah

Said Didu ikut angkat bicara terkiat sosok pensiunan jenderal bintang 4 inisial B bekingi korupsi timah. Simak rekam jejaknya.

Tribunnews
Said Didu yang Ikut Beber Sosok Pensiunan Jenderal Bintang 4 Inisial B Bekingi Korupsi Timah. 

SURYA.co.id - Rekam jejak Said Didu jadi sorotan setelah ia ikut angkat bicara terkiat sosok pensiunan jenderal bintang 4 inisial B bekingi korupsi timah.

Hal ini diungkapkan Said Didu saat hadir dalam sebuah acara di Kompas TV.

Diketahui, kabar Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah diduga dikuntit oleh anggota Densus 88 saat menangani perkara korupsi tata niaga timah ramai jadi sorotan.

Gegara anggota Densus 88 yang terciduk, sosok purnawirawan Jenderal Bintang 4 berinisial B disebut dalang di baliknya serta memiliki urusan dengan kasus korupsi timah.

Eks Jenderal Bintang 4 ini disebut melindungi para koruptur yang terlibat kejahatan ini.

Baca juga: Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka yang Desak Semua Terlibat Korupsi Timah Harvey Moeis Cs Ditangkap

Sayangnya sosok sang jenderal yang disebut jadi beking di kasus korupsi itu masih jadi misteri.

Menanggapi hal itu, Said Didu mengatakan publik paham siapa sosok purnawirawan Jenderal Bintang 4 yang berinisial B tersebut.

“Publik paham siapa inisial "B" tersebut.” katanya.

Said Didu juga mengatakan bahwa sosok tersebut sudah lama mengatur bisnis timah dan nikel yang ada di Indonesia.

“Sudah lama ybs atur bisnis timah dan nikel.” pungkas Said Didu.

Lantas, seperti apa rekam jejak Said Didu?

Sejak dulu Said Didu memang dikenal sangat vokal dalam mengkritik pemerintah.

Karier pria asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini banyak dihabiskan sebagai PNS di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Baca juga: Rekam Jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang Dilaporkan ke KPK Setelah Diduga Dibuntuti Densus 88

Sementara karier birokratnya dirintis dari bawah di BPPT sejak tahun 1987 mulai dari peneliti, merangkak karir sebagai pejabat eselon di badan riset tersebut.

Namanya mulai lebih sering wara-wiri menghiasi media massa nasional sejak ditunjuk menjadi Sekretaris Kementerian BUMN. Dia juga pernah terpilih sebagai anggota MPR di tahun 1997.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved