Jumat, 24 April 2026

Berita Lamongan

Perayaan Hari Jadi Lamongan ke-455, Kaji Yes Urai Keberhasilan dan Trend Positif Pembangunan

Selain mempertahankan, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga akan terus meningkatkan pembangunan di masyarakat.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat perayaan Hari Jadi Lamongan ke 455 tahun. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dirgahayu Kabupaten Lamongan, genap di usia 455 tahun Kabupaten Lamongan tercatat berhasil membawa trend positif yang berhasil dicapai hasil kolaborasi semua pihak.

Trend posistif itu dapat dilihat dari capaian pembangunan yang telah dilakukan selama ini.

Diungkapkan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi usai penyemayamn lambang daerah saat pasamuan agung di Pendopo Lokatantra, Minggu (26/5/2024).

"Alhamdulillah trend positif pembangunan mampu dicapai Lamonga," ungkap Kaji Yes.

Selain mempertahankan, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga akan terus meningkatkan pembangunan di masyarakat.

Dan harus dilakukan dengan kolaborasi, karena dengan kolaborasi akan melahirkan pertumbuhan ekonomi, meratakan pembangunan dan menciptakan keharmonisan.

HJL ke-455 yang mengusung tema "Kolaborasi Menuju Lamongan Berkelanjutan" dijelaskan, komitmen membangkitkan ekonomi yang terus digencarkan, tentu menghadirkan pemerataan pembangunan dan harmonisasi sosial.

Kebangkitan tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang positif.

Pada tahun 2021 berada pada angka 3,43 dan pada tahun 2022 berada pada angka 5,56 atau diatas rata-rata Provinsi Jawa Timur dan Nasional.

"Cita-cita membawa kejayaan yang berkeadilan tertuang dalam RPJMD tahun 2021-2026. Untuk merealisasikan kami upayakan melalui 11 program berkualitas. Salah satu wujud keberhasilan 11 program ialah tren positif pada bidang ekonomi," ujarnya.

Peningkatan positif diwujudkan juga melalui angka kemiskinan terus mengalami penurunan dari 12,53 persen pada 2022 menjadi 12,42 % atau setara dengan 149.940 jiwa pada tahun 2023.

Begitupun dengan tingkat pengangguran terbuka mampu ditekan dari angka 6,05 menjadi 5,46 di tahun 2023.

"Kenaikan angka dari berbagai indikator menjadi tolok ukur kesejahteraan masyarakat Lamongan. Seperti pada nilai tukar petani yang mengalami peningkatan dari 109,26 menjadi 116,05 di tahun 2023," katanya.

Melalui program prioritas jalan mantap dan alus Lamongan (Jamula) mampu meratakan pembangunan infrastruktur dan menghadirkan kelayakan dalam mendukung aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Dan dapat dilihat dari indeks kepuasan layanan infrastruktur (IKLI) yang terus mengalami peningkatan dari 77,89 (baik) menjadi 79,44 di tahun 2023.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved