Persebaya Surabaya
Tak Cuma Paido, Eks Kapten Persebaya Surabaya Rachmat Irianto Ungkap Alasan Hijrah ke Persib Bandung
Tak cuma Paido, ternyata eks kapten Persebaya Surabaya Rachmat Irianto punya alasan sendiri hijrah ke Persib Bandung dua musim lalu.
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Fatkhul Alami
Pasalnya paido yang diterima oleh pemain hingga menyasar ke keluarga pemain.
"Kalau kita mau mengkoreksi, lakukakanlah degan cara-cara yang baik"
"Bukan dengan cara menyerang ke keluarga sampai misuhi" Ungkap Yahya kepada Surya.co.id
Bagi Eks Manajer Persik Kediri itu, bentuk paido seperti demikian tidak membuat pemain lebih baik.
"Seolah-olah kalian ini tidak mendukung Persebaya. Malah menghancurkan pemain."
Ia juga membocorkan bahwa ada beberapa pemain yang tak kerasan atau ingin keluar karena bentuk paido seperti demikian.
"Udah berapa orang yang keluar karena seperti ini" Lanjut Yahya.
Satu pemain yang terang-terangan hengkang karena bentuk paido yang menyasar keluarga tentu saja adalah Rachmat Irianto.
Pemain yang akrab dipanggil Rian itu hengkang dari Persebaya pada awal Liga 1 2022/2023 lalu karena paido yang terus didapatkannya hingga menyasar keluarga.
"Ini seharusnya jadi pelajaran buat siapapun. jangan sampai maido itu membunuh karakter dari pemain"
Yahya juga menyoroti paido yang datang saat pemain sendiri sudah berusaha maksimal sesuai arahan pelatih.
"Pemain sudah maksimal, menurut pelatih bagus. tiba-tiba menurut supporter permainannya jelek, bunuh diri, blunder"
Lebih lanjut, performa baik atau buruknya pemain bisa dinilai dan ditindaklanjuti oleh tim pelatih, termasuk pelatih kepala yang saat itu masih dijabat oleh Aji Santoso.
Sedangkan masalah hasil minor akan menjadi tanggung jawab manajemen.
"Jangankan kalah, menang itu masih bisa kita evaluasi" Pungkas Yahya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.