Pilpres 2024

Sosok Ray Rangkuti yang Sebut Nasdem, PKB dan PKS Tak Layak Diajak Koalisi Prabowo, Beda Dengan PDIP

Pengamat politik Ray Rangkuti menolai Nasdem, PKB dan PKS tak layak masuk istana saat Prabowo jadi presiden.

Editor: Musahadah
kolase tribunnews
Ray Rangkuti, pengamat politik yang menilai Nasdem, PKB dan PKS tak layak masuk istana saat Prabowo presiden. 

Siapa sebenarnya Ray Rangkuti? 

Pengamat politik Ray Rangkuti
Pengamat politik Ray Rangkuti (tribunnews)

Ray Rangkuti memiliki nama asli Ahmad Fauzi. 

Dia lahir di Mandailing Natal, Sumater Utara pada 20 Agustus 1969.

Ray Rangkuti menyelesaikan pendidikannya dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Nama Ray Rangkuti mulai dikenal saat aktif dalam gerakan reformasi untuk menumbangkan otoriter Orde Baru.

Dia juga menjadi salah satu pendiri Komite Independen Pemantau Pemilih (KIPP) dan sempat menjadi Sekjen KIPP pasca Pemilu 1999.

Setelah melepas jabatan KIPP, Ray Rangkuti mendirikan Lingkar Madani (Lima), sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang beraktivitas memantau pemilu, mengkritisi parlemen, serta memerangi korupsi.

Suara pedas Ray Rangkuti sering terdengar saat mengkritisi para elit partai politik.

Prediksi PDIP Tak Akan Gabung Pemerintah

Sebelumnya, Ray Rangkuti meyakini meski memiliki visi yang sama, PDIP tak akan bergabung ke parpol koalisi Prabowo-Gibran.

"Yang paling dekat sebetulnya dengan visinya Pak Prabowo itu adalah PDI Perjuangan. Maka jika PDI Perjuangan bergabung dengan koalisi Pak Prabowo  secara visi dan substansi tidak jauh berbeda," kata Ray, Senin (25/3/2024).

Jika PDIP pada akhirnya, kata Ray bergabung misalnya dengan parpol koalisi Prabowo-Gibran. Menurutnya tak akan ada hambatan moral dan konstituen.

Meski begitu, ia meyakini bahwa PDIP tidak akan bergabung dengan parpol koalisi Prabowo-Gibran. 

Menurutnya PDIP akan mengambil posisi sebagai oposisi, terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya.

"Terlebih-lebih dalam pemerintahan itu ada Gibran yang merupakan perpanjangan tangan dari Pak Jokowi," tegasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved