Kamis, 23 April 2026

Berita Malang Raya

Tergerus Hujan Deras, Plengsengan Setinggi 8 Meter di Tanjungrejo Kota Malang Ambrol

Selain itu, 6 rumah warga yang berada di dekat bagian atas turap, juga ikut terdampak dan rawan mengalami ambrol.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Plengsengan di Jalan Sukun Gempol RT 9 RW 9 Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang yang ambrol akibat tergerus air hujan. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Plengsengan atau turap yang terletak di Jalan Sukun Gempol RT 9 RW 9 Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukun Kota Malang ambrol.

Turap yang memiliki panjang 47 meter dan tinggi 8 meter tersebut, ambrol dan reruntuhannya menutupi sungai kecil Kali Swereg yang berada di bawahnya.

Selain itu, 6 rumah warga yang berada di dekat bagian atas turap, juga ikut terdampak dan rawan mengalami ambrol.

Petugas Linmas Kelurahan Tanjungrejo, Samji mengatakan, kejadian ambrolnya turap itu terjadi pada Selasa (5/3/2024) malam.

"Kejadiannya kemarin malam, sekitar pukul 17.20 WIB. Kondisi saat itu, baru saja hujan deras dan sudah agak mereda," ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (6/3/2024).

Tidak lama kemudian, warga sekitar mendengar gemuruh suara layaknya gempa. Dan mendadak, turap itu langsung ambrol seketika.

"Di bawah turap yang ambrol itu, selain ada Kali Swereg juga ada gang Jalan Sukun Gempol RW 13 RT 11 Kelurahan Tanjungrejo. Alhamdulillah, saat itu kondisi gang sepi dan tidak ada warga yang melintas,"

"Sehingga, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Alhamdulillah juga, aliran Kali Swareg sudah dibendung, kalau tidak dibendung ya alirannya bisa meluap karena terkena reruntuhan plengsengan yang ambrol," bebernya.

Samji menduga, kejadian itu terjadi karena tanah yang ditahan oleh plengsengan tersebut labil. Ditambah adanya air hujan, yang membuat tanah menjadi gembur.

"Memang, tanahnya itu labil. Dan beberapa hari sebelum kejadian ini, bagian plengsengan sudah terlihat ada rembesan-rembesan air," tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa pihak BPBD Kota Malang sudah tiba di lokasi untuk memberikan paket bantuan family kit kepada warga yang rumahnya terdampak.

"Kemarin malam, BPBD Kota Malang melakukan asesmen. Dan pada siang ini, BPBD Kota Malang bersama pihak kelurahan kembali mendatangi lokasi,"

"Selain memberikan paket bantuan, juga memasang terpal di lokasi plengsengan agar tidak terkena hujan dan mencegah longsor susulan. Selain itu, pihak DPUPRPKP Kota Malang juga akan mendatangkan alat berat untuk mempercepat pembersihan reruntuhan plengsengan," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Dari hasil asesment, longsor tersebut diakibatkan kondisi tanah labil, dipicu saluran drainase dan tergerus air hujan. Membuat plengsengan dengan ukuran panjang 47 meter dan tinggi 8 meter ambrol,"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved