Berita Kota Mojokerto

Stabilisasi Pangan Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Klaim Harga Beras Premium di Kota Mojokerto Turun

AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, upaya yang dilakukan Forkopimda akhirnya berhasil menekan kenaikan harga beras tersebut.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Tim Satgas Pangan Mojokerto melakukan sidak untuk stabilisasi harga beras di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, Kamis (29/2/2024). 

SURYA.CO.ID, KOTA MOJOKERTO - Satgas Pangan Mojokerto turun tangan dalam melakukan stabilisasi harga pangan, menyusul lonjakan harga beras yang signifikan menjelang bulan puasa Ramadhan.

Berbagai cara dilakukan oleh Pemkot Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota, mulai sidak dan intervensi melalui operasi pasar murah sebagai upaya pengendalian harga beras.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, upaya yang dilakukan Forkopimda akhirnya berhasil menekan kenaikan harga beras tersebut.

"Harga beras premium di Kota Mojokerto turun antara Rp 500 sampai Rp.1000 per KG, dari sebelumnya Rp 16.000 kini menjadi Rp 15.000 per KG," kata Daniel, Kamis (29/2/2024).

Daniel mengungkapkan, diprediksi harga beras bakal mengalami penurunan secara bertahap. Terlebih dalam waktu dekat ini akan memasuki musim panen.

"Karena sudah mulai masuk musim panen, kemungkinan harga beras mulai turun. Saya yakin harga itu akan terus turun ke depannya, jadi masyarakat tidak peru resah," ucap Daniel.

Pemilik agen beras di Pasar Tanjung Anyar, H Fauzi menjelaskan memang terjadi penurunan harga beras dalam waktu lima hari terakhir.

"Harga beras mulai menurun, kemarin dari tengkulak masih Rp 15.000, sekarang Rp 14.000 per KG. Ada juga yang dihargai Rp 13.800 dari penggilingan di Lamongan. Kalau harga jual beras premium 64 adalah Rp 15.000 dan Bromo masih Rp 16.000 per KG," pungkasnya. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved