Biodata Mahendra Siregar yang Diisukan Jadi Incaran Prabowo sebagai Menkeu Jika Menang Pilpres 2024

Inilah profil dan biodata Mahendra Siregar yang diisukan jadi incaran Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan.

kolase Wikipedia dan Tribunnews
Mahendra Siregar dan Prabowo Subianto. Mahendra Siregar Diisukan Jadi Incaran Prabowo sebagai Menkeu Jika Menang Pilpres 2024. Simak profil dan biodatanya. 

SURYA.co.id - Sosok Ketua Dewan Komisaris OJK Mahendra Siregar mendadak jadi sorotan setelah namanya diisukan jadi incaran Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan.

Profil dan biodata Mahendra Siregar pun kini banyak dicari publik.

Diketahui, laporan Bloomberg menyebutkan Prabowo tengah mengincar sejumlah nama yang berlatar belakang mantan bankir untuk menjadi menteri keuangan.

Dalam laporan Bloomberg disebutkan, Prabowo mempertimbangkan empat nama, yakni Budi Gunadi Sadikin, Kartika Wirjoatmodjo, Mahendra Siregar, dan Royke Tumilaar.

Nama-nama tersebut berdasarkan sejumlah sumber dianggap cocok menjadi Menteri Keuangan lantaran memiliki keahlian di bidang finansial dan memiliki kepemimpinan yang efektif.

Baca juga: Siapa Sukartini Djojohadikusumo sampai Prabowo Subianto Sungkem usai Dapat Jenderal Kehormatan?

Kemudian, sejumlah sumber tersebut berpendapat Prabowo tidak akan melibatkan posisi Menteri Keuangan dalam tawar-menawar politik apa pun, karena ia menganggap jabatan tersebut di atas politik dan memerlukan kecerdikan dalam mengelola anggaran.

"Menteri Keuangan yang baru akan menggantikan Sri Mulyani Indrawati, satu-satunya perempuan yang pernah menjabat sejak kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945," tulis laporan Bloomberg dikutip dari Businesstimes.com, Rabu.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengaku belum ada pembahasan terkait sosok yang akan mengisi menteri keuangan di era pemerintahan Prabowo.

"Belum (ada pembahasan nama menteri keuangan di TKN)," ujarnya, ditemui di Hotel Langham, Jakarta, Rabu (28/2/2024), melansir dari Kompas.com.

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, dirinya pun baru mendengar nama-nama yang disebut diincar oleh Prabowo untuk mengisi pos bendahara negara.

"Saya baru dengar," kata Airlangga.

Ketika ditanya terkait kebenaran informasi nama-nama yang beredar itu, Airlangga hanya menyebutkan, TKN belum membahas nama di posisi menteri keuangan.

"Pokoknya belum dibahas," ujarnya.

Baca juga: Sosok Anak Eks Tukang Ojek yang Bakal Jadi Konglomerat Muda, Punya Saham di Perusahaan Kelapa Sawit

Menurutnya, waktu yang tepat untuk membahas nama-nama menteri dan kepala lembaga ialah setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan secara resmi hasil pemilihan umum presiden 2024.

"Masih 8 bulan lagi (pemerintahan baru). Pertama ketok palu dulu dari KPU," ucapnya.

Sebagai salah satu nama yang diincar Prabowo, seperti apa profil dna biodata Mahendra Siregar?

Melansir dari WIkipedia, Mahendra Siregar lahir 17 Oktober 1962.

Ia adalah ekonom dan pejabat publik Indonesia.

Sejak bulan Juli 2022, ia merupakan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia (2019-2022), Wakil Menteri Perdagangan Indonesia (2009-2011), dan Wakil Menteri Keuangan Indonesia (2011-2013).

Ia pernah pula bertugas sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (2013-2014) dan Duta Besar untuk Amerika Serikat (2019) di Washington, DC.

Baca juga: Sosok Magdalena Anak Buruh yang Jadi Wisudawan Terbaik dan Kerja di BI, Punya Sederet Keahlian

Mahendra Siregar lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari etnis Angkola dan Minangkabau.

Ia menempuh pendidikan tingkat sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pascasarjana di Universitas Monash, Australia.

Tahun 1986, Mahendra Siregar mulai melayani sebagai pelayan publik di Departemen Luar Negeri, lalu ditugaskan sebagai Economic Third Secretary Kedutaan Besar Indonesia di London (1992–1995) dan duta informasi Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. selama 3 tahun (1998–2001).

Mahendra kemudian bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001.

Ia dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, kemudian menjadi Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional dari tahun 2005 hingga 2009.

Ia menempati jabatan itu dengan menteri yang berganti-ganti yaitu Aburizal Bakrie (2005–2006), Boediono (2006–2008), dan Sri Mulyani Indrawati (2008–2009).

Pada bidang perbankan, Mahendra juga pernah menempati posisi sebagai direktur utama pada Indonesia Eximbank.

Baca juga: Cobaan Bertubi-tubi Dede Sunandar, Gagal Nyaleg, Mengidap Sakit Paru, Kini Ngaku Hancur

Ia juga pernah menjabat komisaris beberapa perusahaan yaitu PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009).

Kemudian sejak November 2009, Mahendra ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menempati posisi sebagai Wakil Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

Setelah sekitar dua tahun menempati posisi Wakil Menteri Perdagangan, Mahendra dipercaya menempati posisi Wakil Menteri Keuangan.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved