Rabu, 22 April 2026

Berita Malang Raya

Pasar Murah Diharapkan Tekan Kenaikan Harga Beras di Kota Malang

Mereka sangat antusias datang karena di sana dibuka pasar murah, program dari Pemerintah Kota Malang untuk menekan inflasi dan kenaikan harga beras.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/purwanto
Petugas menata paket sembako saat gelaran Pasar Murah di Lapangan Merjosari, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (20/2/2024). Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar Pasar Murah untuk menekan terjadinya inflasi dan lonjakan harga sembako pasca Pemilu 2024. Paket sembako yang diterima warga yaitu berisi lima kilogram beras, satu liter minyak goreng dan satu kilogram gula pasir, serta satu kilogram bawang merah dan bawang putih dengan menebus Rp 100 ribu. 

SURYA.CO.ID, MALANG – Warga dari sekitar Kelurahan Lowokwaru berkumpul di sebuah lapangan yang berlokasi di depan Kantor Kelurahan Merjosari.

Mereka sangat antusias datang karena di sana dibuka pasar murah, program dari Pemerintah Kota Malang untuk menekan inflasi dan kenaikan harga beras.

Dumiyati (45) seorang warga dari Kelurahan Lowokwaru sudah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WIB.

Ia datang pagi-pagi demi mendapatkan kesempatan beli kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan bawang dengan harga murah.

Ia biasanya bekerja mulai pagi hingga sore. Dumiyati menjual rujak dan pecel setiap sehari.

Kebutuhan minyak dan beras sangat ia perlukan untuk mendukung usahanya.

“Saya dapat info pasar murah dari bu RW. Saya mendapat tawaran kupon pasar murah, jadi saya ambil,” ungkapnya.

Dumiyati datang ke lokasi dengan membawa uang Rp 100 ribu.

Uang itu cukup untuk membeli beras 5 kg, bawang merah dan putih, lalu juga ada minyak.

Menurutnya, harga-harga di pasar murah sangat terjangkau.

“Ini murah. Saya terbantu,” paparnya.

Ia mulai merasakan kenaikan harga belakangan ini. Menurutnya, kenaikan harga beras itu sangat menyulitkan dirinya.

Dumiyati biasa beli beras merk Lahap seharga Rp 70 ribu untuk 5 Kg, namun kini ia harus membayar Rp 77 ribu untuk mendapatkan 5 Kg.

“Saya merasakan harga beras naik ketika kemarin beli beras Lahap 5 Kg, harganya sekarang Rp 77 ribu. Biasanya Rp 70 ribu. Saya keberatan dengan kenaikan harga ini karena cari uang susah zaman sekarang.

Pj Wali Kota Malang, wahyu Hidayat menyatakan, dibukanya pasar murah bertujuan untuk menstabilkan harga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved