Pemilu 2024
Menantu Bupati Jember Diusulkan Dipecat, Akibat Honor 1.119 Saksi Telat dan Suara Demokrat Jeblok
Karena tidak juga muncul, akhirnya para pengurus DPC dan PAC mendatangi rumah Sandi di Jalan Gajah Mada Jember
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, JEMBER - Kebersamaan selama masa kampanye bagi jajaran Partai Demokrat Jember bak bulan madu yang seketika sirna pasca Pemilu 2024. Kini malah muncul desakan kuat dari jajaran DPC dan PAC Partai Demokrat Jember, untuk melengserkan Try Sandi Apriana dari kursi Ketua DPC Partai Demokrat Jember.
Usulan pemecatan Sandi yang juga menantu Bupati Hendy, Hendy Siswanto dari Ketua Demokrat Jember ini, dilayangkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur.
Sekretaris DPC Demokrat Jember, Mashudi mengungkapkan, pengurus juga telah melayangkan usulan pemberhentian tersebut melalui surat resmi kepada Ketua DPP Partai Demokrat, Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY).
Menurut Mashudi, langkah kudeta tersebut bermula pada 13 Februari 2024 malam. Saat itu seluruh pengurus DPC dan PAC Demokrat Jember mendapatkan undangan rapat persiapan Pemilu.
"Namun anehnya Sandi justru tidak muncul dalam rapat tersebut. Kami menunggu dari pukul 19.00 WIBN sampai pukul 21.00 WIB. Awalnya saat ditelepon, ia menjawab on the way," kata Mashudi, Senin (19/2/2024).
Setengah jam kemudian Ketua Demokrat Jember tersebut tidak kunjung datang. Ternyata kegelisahan para kader Demokrat itu juga karena belum ada pencairan dana untuk honor para saksi. Bahkan, ponselnya mendadak sulit dihubungi.
"Setengah jam kemudian ia tidak bisa dihubungi lagi. Karena tidak juga muncul, akhirnya para pengurus DPC dan PAC mendatangi rumah Sandi di Jalan Gajah Mada Jember," tuturnya.
Namun saat didatangi di rumahnya, keluarga Sandi tidak ada yang tahu. Hingga akhirnya para kader Demokrat menunggu di rumah menantu Bupati Hendy itu sampai Subuh. "Kami tidak tahu dia sembunyi di mana. Ditunggu hingga Subuh tetap tidak muncul, akhirnya kami membubarkan diri," ungkap Mashudi.
Mashudi mengungkapkan, para pengurus meminta Sandi dipecat sebagai Ketua Demokrat Jember karena yang bersangkutan tidak segera mencairkan dana untuk para saksi pada Pemilu 2024.
"Para pengurus PAC meminta agar dana saksi dicairkan H-1 namun tidak kabulkan. Malah bilangnya akan diberikan setelah menyerahkan surat C-hasil. Jadinya, saksi-saksi kecewa," ungkapnya.
Keterlambatan honor saksi itu berujung fatal, karena membuat perolehan suara Partai Demokrat di Pemilu 2024 di Jember jeblok. Gara-gara banyak saksi yang tidak menjalankan tugas sampai tuntas.
"Padahal pengurus tidak minta uang pribadi Ketua DPC. Tetapi uang saksi dari DPP yang memang sudah ditransfer ke DPC. Apa susahnya? Kan itu uang dari DPP," tegasnya.
Mashudi mengungkapkan, ada 7.600 saksi telah disiapkan Demokrat Jember pada Pemilu 2024. Namun karena honornya tidak diberikan lebih awal, akhirnya banyak yang mengundurkan diri.
"Dari 7.600 saksi yang telah disiapkan, hanya 1.119 orang yang tetap menjalankan pekerjaannya. Hal ini membuat terjadinya penurunan suara, sebab 1 saksi ditugaskan menangani 5 orang. Dan itu gagal," kata Mashudi lagi.
Sementara Sandi irit bicara saat dikonfirmasi. Ia berdalih sedang fokus memantau perhitungan suara Pemilu 2024. "Izin belum bisa konfirmasi, kami masih fokus pada pemilu dan penghitungan suara dulu," kata Sandi lewat penjelasan tertulis.
Berdasarkan perhitungan sementara Pemilu 2024 di laman KPU RI yang diakses pada 18 Februari 2024, Partai Demokrat Jember hanya memperoleh 3,39 persen suara. *****
Ketua DPC Demokrat Jember Try Sandi Apriana
suara Demokrat Jember jeblok di Pemilu 2024
Ketua Demokrat Jember didesak mundur
menantu Bupati Jember diusulkan dipecat dari Demok
ribuan saksi Demokrat Jember belum dibayar
tagihan saksi bikin Ketua Demokrat Jember ngumpet
Bupati Jember Hendy Siswanto
Pemilu 2024
| Diusulkan Kembali Jadi Ad Hoc, Bawaslu Trenggalek Luncurkan Buku Tentang Pengawasan Pemilu 2024 |
|
|---|
| Dugaan Kasus Asusila, DKPP Periksa Komisioner Bawaslu Kota Surabaya |
|
|---|
| Harta Kekayaan Annisa Mahesa, Anggota DPR Termuda yang Dilantik di Usia 23 Tahun, Totalnya Rp 5,8 M |
|
|---|
| Sosok Jamaludin Anggota DPR RI Pakai Kostum Ultraman Jelang Pelantikan di Senayan, Pengusaha Top |
|
|---|
| Sosok Romy Soekarno, Cucu Bung Karno Jadi Anggota DPR Usai Arteria Dahlan Mundur: Eks Suami Artis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/menantu-Bupati-Jember-didesak-mundur.jpg)