Pemilu 2024

KPU Probolinggo Targetkan Partisipasi Pemilih di Gili Ketapang Sampai 87 Persen

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim mengatakan ada 115 kotak suara yang didistribusikan ke Pulau Gili Ketapang.

surya/danendra kusumawardana
Pemuatan logistik Pemilu 2024 ke atas perahu tradisional untuk dikirim ke Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Senin (12/2/2024). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Proses pendistribusian logistik Pemilu 2024 ke Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo telah dilaksanakan, Senin (12/2/2024). Ada ratusan kotak suara dan sejumlah perlengkapan penunjang yang didistribusikan.

Dalam pelaksanaan pesta demokrasi tahun yang digelar Rabu (14/2/2024), KPU Kabupaten Probolinggo menaikkan target partisipatif masyarakat (Parmas) di Pulau Gili Ketapang.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim mengatakan ada 115 kotak suara yang didistribusikan ke Pulau Gili Ketapang.

Ratusan kotak suara itu untuk keperluan 23 tempat pemungutan suara (TPS) di sana. Nantinya, setiap TPS tersedia lima kotak suara. "Proses distribusi berjalan lancar. Kondisi cuaca cerah," katanya.

Saat distribusi berlangsung, Lukman menekankan kepada petugas untuk mengikuti tata cara bongkar muat logistik Pemilu. Hal itu agar logistik Pemilu, khususnya kotak suara, tidak rusak. "Kami tekankan kotak suara harus diangkat, bukan digeser atau didorong supaya tidak rusak," ujarnya.

Lukman menambahkan, tercatat ada 6.000 warga Gili Ketapang yang masuk daftar pemilih tetap (DPT). Pihaknya menaikkan target partisipasi masyarakat sebesar 87 persen pada Pemilu 2024 di Gili Ketapang.

Sementara di Pemilu 2019, target partisipasi adalah 83 persen. "Trend pertisipasi masyarakat di Pulau Gili Ketapang saat Pilpres dan Pileg cenderung naik. Semoga tahun ini bisa melebihi target nasional yang hanya 77 persen," terangnya.

Sebelumnya pendistribusian logistik Pemilu 2024 yang sebagian berbahan kardus dan kertas, juga harus dibawa menyeberangi lautan. Distribusi logistik ke Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo pun hanya menggunakan dua perahu tradisional, Senin (12/2/2024).

Meski begitu, dua perahu itu mendapat kawalan aparat bersenjata dari Satpolairud Polres Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dan anggota TNI. Logistik Pemilu diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga, Kecamatan Mayangan, pukul 11.00 WIB.

Logistik Pemilu yang didistribusikan antara lain kotak suara, bilik suara, surat suara, hingga tinta. Kasatpolairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan pengiriman logistik Pemilu ke Pulau Gili Ketapang menggunakan dua kapal penyeberangan tradisional.

Pihaknya turut menerjunkan satu unit kapal cepat guna mengawal kapal penyeberangan tradisional pengangkut logistik Pemilu. "Selain itu, kami juga mengerahkan lima personel bersenjata lengkap," kata Slamet.

Slamet menyebut, proses pendistribusian logistik Pemilu berjalan lancar. Sebab cuaca sedang cerah, ombak perairan Utara Probolinggo tenang, dan kecepatan angin landai.

Sementara, perjalanan dari Tanjung Tembaga menuju Pulau Gili Ketapang ditempuh dengan waktu 45 menit. "Proses pendistribusian logistik Pemilu ke Pulau Gili Ketapang berjalan lancar tanpa ada kendala," ungkapnya. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved