Jumat, 1 Mei 2026

Berita Malang Raya

Pajak dari Sektor Hotel Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang

Pariwisata di Kota Malang, tumbuh cukup atraktif sehingga mendorong pertumbuhan perekonomian.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Alun-alun Tugu Kota Malang yang menjadi simbol kota sekaligus salah satu tujuan wisata. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pariwisata di Kota Malang, tumbuh cukup atraktif sehingga mendorong pertumbuhan perekonomian.

Tingkat hunian hotel dan kuliner memberikan andil signifikan dalam menambah pendapatan asli daerah.

"Salah satu indikator naiknya kunjungan wisata adalah tercapainya target pajak dari sektor hotel," tegas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang Baihaqi, Sabtu (27/1/2024).

Selain itu, beragam pagelaran rutin dan insidental seperti konser musik, kesenian tradisional, fesyen, kuliner dan pameran memberikan andil sangat berarti sehingga kinerja ekonomi membukukan pertumbuhan pada 2022 sebesar 6,32 persen.

Bank Indonesia wilayah kerja Malang memprediksi perekonomian 2023 akan tetap tumbuh sebesar 4,9 % -5,7 % moderasi akibat pengaruh faktor global.

Sejauh ini, pariwisata tetap menjadi andalan penyumbang perekonomian secara signifikan.

Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah wisatawan dan munculnya kafe-kafe baru di Kayutangan heritage dan tempat strategis lainnya.

Sesuai data kunjungan wisata pada awal Desember 2023 tercatat 45.115 wisatawan mancanegara dan 2.175.861 wisatawan nusantara, totalnya 2.220.976 wisatawan. Jumlah itu bertambah di akhir Desember, yakni 48.358 wisatawan mancanegara dan 3.002.894 wisatawan nusantara, totalnya 3.051.252 wisatawan sepanjang tahun 2023.

"Kami terus memperkuat capaian yang sudah ada, terus kolabarasi dan sinergi dengan semua unsur," ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan pajak restoran lebih besar ketimbang pajak hiburan. Hal ini membuktikan kuliner menjadi andalan sejalan sektor pariwisata.

"Pendapatan dari pajak hiburan itu tidak sebesar kuliner," tuturnya.

Perlu diketahui, tahun 2023 realisasi atau pendapatan pajak hiburan di Kota Malang ini mencapai Rp 11 miliar dari target Rp 74 miliar.

Di tahun 2024 target pun tetap sama Rp 74 miliar dan diharapkan bisa memenuhi target sesuai kenaikan pajak yang ada.

Dalam beberapa tahun ini, pajak restoran mengalami peningkatan, yakni tahun Rp 40 miliar, lalu naik di tahun 2021 menjadi Rp 64 miliar.

Selanjutnya, tahun 2022 Rp 105 miliar. Tahun 2023 meningkat lagi Rp 148 miliar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved