Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Diminta Konsisten Tertibkan Pedagang Liar di Luar Pasar

Masyarakat meminta Pemkot Surabaya konsisten memberikan edukasi dan menindak pedagang liar yang biasa berjualan di luar pasar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Satpol PP Kota Surabaya memastikan rutin melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pedestrian Pasar Keputran. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Masalah pasar tradisional di Surabaya tak hanya soal infrastruktur atau bangunan saja.

Masyarakat juga meminta Pemkot Surabaya untuk konsisten memberikan edukasi, hingga melakukan penindakan kepada pedagang liar yang biasa berjualan di luar pasar.

Organisasi masyarakat Tretan Community Center (TCC) mencontohkan kegiatan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Keputran.

Sebelumnya, Petugas Satpol PP Surabaya berkolaborasi dengan kepolisian sempat menertibkan pedagang yang berjualan di luar pasar untuk masuk ke dalam area pasar.

Ketua Umum Tretan Community Center (TCC), Nasirudin saat dikonfirmasi di Surabaya beberapa waktu lalu.
Ketua Umum Tretan Community Center (TCC), Nasirudin saat dikonfirmasi di Surabaya beberapa waktu lalu. (SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway)

Tujuannya, selain untuk memastikan pedagang maupun pembeli nyaman ketika bertransaksi, juga untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan.

"Awalnya, kami menyambut baik, karena semangat dari Pemkot Surabaya ini bagus," kata Ketua Umum TCC Nasirudin, Sabtu (13/1/2024).

Namun, belakangan mereka menyebut kegiatan penertiban tersebut mengendur. Akibatnya, muncul kembali pedagang-pedagang liar baru yang berjualan di jalan-jalan tidak jauh dari sekitar Pasar Keputran.

Dampaknya, memantik pedagang yang sebelumnya telah berjualan di dalam pasar, kini kembali keluar.

"Ini fakta yang kami temukan dan masukan dari para pedagang. Sebab, pembeli ini akhirnya tak mau masuk ke pasar karena sudah ada sejumlah pedagang yang berjualan di depan lagi," ujar Nasirudin.

"Banyak kendaraan-kendaraan yang membawa dagangan berjualan di luar pasar. Ini tentu harus ditindak, sebab akan menimbulkan masalah baru lagi," tambahnya.

Karenanya, lanjut Nasirudin, pihaknya meminta untuk jajaran Satpol PP berkoodinasi dengan PD Pasar Surya bersama kepolisian untuk serius dalam penegakkan aturan tersebut.

"PD Pasar Surya bersama Satpol PP jangan terkesan teang pilih. Sebab, pedagang juga yang akan dirugikan," tegasnya.

"Kalau pedagang merugi, maka juga akan berpengaruh pada pendapatan daerah (Pendapatan Asli Daerah/PAD). Sehingga, petugas harus konsisten dan serius," ucap Nasirudin.

Selain memastikan pedagang tertib berjualan di dalam pasar, pihaknya juga mendukung Pemkot Surabaya untuk melakukan perbaikan sejumlah pasar. Sekalipun, ini menjadi tantangan besar bagi pemkot.

"Untuk ke arah revitalisasi pasar ini memang masih jauh, tapi bukan berarti tidak mungkin. Kalau memang ada rencana untuk perbaikan pasar, tentu ini program yang perlu didukung," tutur perwakilan Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS) di tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved