Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Surabaya

Pedagang Gundah Tunggu Perbaikan Pasar Tunjungan Surabaya: Tolong Libatkan Kami

Sejumlah pedagang di Pasar Tunjungan Surabaya mengeluhkan perbaikan pasar yang belum juga dilakukan.

Tayang:
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Habibur Rohman
Suasana Pasar Tunjungan yang lokasinya tepat berada di pusat Kota Surabaya, Jumat (12/1/2024). Pasar yang diresmikan pada tahun 25 April 1979 ini, bisa diakses melalui jalur utama Kota Surabaya, yakni Jl Tunjungan dan Jl Embong Malang yang menjadi pusat keramaian dan tidak jauh dari mal. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejumlah pedagang di Pasar Tunjungan Surabaya mengeluhkan perbaikan pasar yang belum juga dilakukan.

Tak hanya menuntut perbaikan, pedagang juga meminta dilibatkan dalam proses perbaikan mulai dari perencanaan. Padahal, kewajiban membayar sewa stan telah dilakukan para pedagang.

"Kondisi sekarang atap lantai tiga bocor. Masuk ke musim penghujan, atap yang bocor mengganggu," kata Koordinator Komunitas Pasar Kita-Kita Pasar Tunjungan Surabaya, Brawijaya B Kusuma dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (13/1/2024).

Selain mengeluhkan kondisi atap, pedagang juga sambat soal pembuangan air yang juga terganggu.

"Saluran pembuangan air kotor juga kurang optimal, sehingga meluber ke tenant kalau musim hujan," ujar pria yang akrab disapa Ranu ini.

Atas permasalahan tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya sebagai pengelola pasar.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan dua solusi mekanisme perbaikan.

Pertama, perbaikan bisa dilakukan oleh pengelola pasar. Kedua, mereka juga siap apabila diminta memberikan kontribusi.

"Kami sampaikan, bahwa kami siap tanggung renteng untuk pemasangan atap baru dan saluran air kotor baru," ungkapnya.

Sekitar 25 pedagang yang saat ini membuka stan di tempat tersebut, siap memberikan iuran.

"RAB dari PD Pasar itu sudah ada. Estimasinya sekitar Rp 1 miliar. Kami sudah sampaikan rencana ini kepada PD Pasar, kami siap apabila diminta berkontribusi. Namun hingga saat ini belum ada tindaklanjut," Ranu menuturkan.

Di samping itu, lanjut Rabu, pihaknya menilai kontruksi bangunan pasar masih aman. Para pedagang menilai tak perlu ada perbaikan secara total atau dibongkar.

"Kami menolak apabila Pasar Tunjungan dibongkar total," tegasnya.

"Kami sudah berkomunikasi dengan teman-teman dari ITS (Institut Teknologi 10 November). Sebetulnya, struktur bangunan itu masih kuat. Bahkan, kami telah memiliki detail teknis dan konsep layout Pasar Tunjungan di masa depan," Ranu memaparkan.

Selama ini, pedagang yang didominasi food & beverage (FnB) tersebut mengklaim usaha secara swadaya untuk menghidupkan kawasan Pasar Tunjungan Surabaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved