Rotasi Ketua PWNU Jatim
Biodata KH Abdul Hakim Mahfudz Kandidat Ketua PWNU Jatim Pengganti KH Marzuki Mustamar, Ini Trahnya
Biodata KH Abdul Hakim Mahfudz, kandidat kuat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, pengganti KH Marzuki Mustamar.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Musahadah
SURYA.co.id | SURABAYA - Berikut ini profil dan biodata KH Abdul Hakim Mahfudz, kandidat kuat Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, pengganti KH Marzuki Mustamar.
Nama KH Abdul Hakim Mahfudz sempat mencuat setelah Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi mengungkapkan bahwa sosok Ketua PWNU yang akan dipilih merupakan seorang pengasuh pesantren asal Jombang.
Nama pengasuh ponpes di Jombang yang mencuat itu, salah satunya KH Abdul Hakim Mahfudz.
Ketua PBNU Umarsyah saat dikonfirmasi, Rabu (3/1/2024), tidak membantah bahwa nama KH Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Gus Kikin masuk dalam salah satu kandidat Ketua PWNU Jatim yang akan dibahas.
"Sudah ada beberapa nama alternatif yang dibicarakan. Tinggal menunggu keputusan rapat saja. (Gus Kikin) termasuk di antaranya. Namun, sabarlah. Tunggu saja, agak siangan sudah ada keputusan," kata ulama yang saat ini juga menjadi Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Surabaya ini.
Baca juga: BREAKING NEWS Hari Ini PBNU Putuskan Ketua PWNU Jatim, Pengganti Kiai Marzuki Mustamar
Untuk diketahui, posisi Ketua PWNU Jawa Timur saat ini belum terisi.
Hal ini menyusul keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menindaklanjuti keputusan Syuriah PWNU Jatim untuk memberhentikan KH Marzuki Mustamar dari posisi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim sejak 16 Desember lalu.
Rencananya, hari ini Rabu (3/1/2024), PBNU akan memutuskan figur pengganti KH Marzuki Mustamar.
"Hari ini kami akan bertemu siang nanti untuk membahas itu. Beberapa jam lagi," kata Ketua PBNU Umarsyah dikonfirmasi, Rabu (3/1/2024).
Sebelumnya, Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi menjelaskan dalam memilih penjabat sementara Ketua PWNU Jatim, PBNU dapat memilih dari dua alternatif.
Pertama, figur yang saat ini menjadi Wakil Ketua PWNU Jatim. Kedua, bisa juga menugaskan figur di PBNU.
Sedangkan saat disinggung soal nama yang muncul dalam pembahasan di PBNU, Gus Fahrur tak menjelaskan secara detail.
"Kandidatnya (Pengasuh pesantren) dari Jombang," kata Gus Fahrur yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang Malang ini.
Siapa sebenarnya Gus Kikin?

KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang lebih dikenal sebagai Gus Kikin lahir di {ondok Pesantren Sunan Ampel, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 17 Agustus 1958.
Gus Kikin adalah putra pasangan K.H. Mahfudz Anwar dan Nyai Hj. Abidah Ma'shum.
Dari jalur ibu, Gus Kikin merupakan cicit K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama.
Abdiah Ma'shum merupakan anak dari Nyai Hj. Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hasyim Asy'ari.
Ayahnya, Mahfudz Anwar (12 April 1912 – 20 Mei 1999, merupakan pendiri Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang.
Sebelum mendirikan pesantren, Mahfudz memimpin sementara Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Jombang, yang didirikan guru sekaligus mertuanya, K.H. Ma'shum Ali, yang wafat pada tahun 1933.
Mahfudz Anwar adalah anak dari K.H. Anwar Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang, Jombang.
Dari jalur Anwar Alwi ini, Gus Kikin merupakan sepupu dari K.H. Anwar Manshur, Pengasuh Tertinggi Pondok Pesantren Lirboyo Kediri sejak 2014.
Gus Kikin lahir di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang, pesantren yang didirikan ayahnya.
Selain menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Sunan Ampel, Gus Kikin juga belajar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Jombang, yang didirikan oleh kakeknya.
Gus Kikin menempuh pendidikan formal di Madrasah Ibtida'iyah Parimono tahun 1963–1970.
Kemudian ia melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 1 Jombang pada tahun 1971–1973, kemudian SMA Negeri 2 Jombang pada tahun 1974–1977.
Setelah selesai Sekolah Menengah Atas, Gus Kikin melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta pada tahun 1975–1979.
Kemudian pada tahun 2013, Gus Kikin melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka jurusan komunikasi.
Pemilik Puluhan Perusahaan
Dikutip dari wikipedia, setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dan menempuh praktik pelayaran selama 3 tahun, Gus Kikin menjadi pegawai di Djakarta Lloyd.
Pada tahun 1988, saat usianya 30 tahun, Gus Kikin menjadi kepala Djakarta Lloyd cabang Kota Cilegon.
Pada tahun 1998, Gus Kikin mendirikan 5 perusahaan di Kota Surabaya, dan pada tahun 2000 ia mendirikan kantor di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Perusahaan yang ia dirikan di antaranya, Bama Buana Sakti di bidang transportasi, Bama Bhakti Samudra di bidang pelayaran, Bama Bumi Sentosa di bidang kontraktor migas, Bama Bali Sejahtera di bidang teknologi informasi, Bama Berita Sarana di bidang media televisi.
Hingga kini, perusahaan yang didirikan Gus Kikin berjumlah 22 perusahaan.
Adapun usaha di bidang minyak dan gas bumi, sumur gas pertamanya berada di Kabupaten Sumenep.
Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi merupakan PT. Energi Mineral Langgeng.
Pengasuh Pesantren Tebuireng
Pada tahun 2016, Gus Kikin dipercaya menjadi Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.
Kemudian setelah K.H. Salahuddin Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Solah, sebagai Pengasuh Tebuireng saat itu, wafat pada tahun 2020, Gus Kikin dipercaya memimpin pesantren sebagai pengasuh.
Pemilihan Gus Kikin sebagai pemimpin baru Pondok Pesantren Tebuireng sudah dipersiapkan Gus Solah pada tahun 2016 melalui musyawarah keluarga yang melibatkan seluruh keturunan K.H. Muhammad Hasyim Asy'ari, selaku pendiri pesantren.
Sebanyak 200 lebih anggota keluarga Pesantren Tebuireng dikumpulkan untuk diminta menyampaikan usulan soal siapa sosok yang tepat menjadi Pengasuh Tebuireng selanjutnya.
Berbagai usulan sekaligus kriteria calon pengasuh dibahas oleh tim khusus yang terdiri dari sembilan orang perwakilan keturunan K.H. Hasyim Asy’ari.
Di sana kemudian diputuskan siapa yang akan mempimpin menjadi Pengasuh Pesantren menggantikan Gus Solah.
Pencopotan KH Marzuki Mustamar

Sebelumnya, Gus Fahrur mengungkapkan pemberhentian KH Marzuki Mustamar sebagai Ketua PWNU Jatim berasal dari usulan Syuriah PWNU Jatim.
PBNU membantah pencopotan Kiai Marzuki berkaitan dengan tendensi politik jelang kontestasi Pilpres 2024.
Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi mengungkapkan, usulan dari Syuriah PWNU Jatim itu lantaran Kiai Marzuki dinilai melakukan pelanggaran organisasi.
"Itu usulan dari syuriyah PWNU Jatim , sudah ada beberapa SP sebelumnya," kata Gus Fahrur saat dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (28/12/2023).
Hanya saja tidak disebut rinci pelanggaran apa yang dilakukan. Gus Fahrur menyebut hal itu menjadi bagian dari mekanisme internal.
"Ada beberapa hal pelanggaran yang mungkin tidak perlu diungkap ke publik , sudah ada peringatan sebelumnya," ungkap Gus Fahrur yang juga Pengasuh Ponpes An-Nur I Bululawang Kabupaten Malang.
Gus Fahrur pun menegaskan, jika keputusan ini tidak ada kaitan dengan Pilpres 2024. Sebab sebelumnya beredar informasi bahwa pencopotan Kiai Marzuki berkaitan dengan kontestasi pemilihan Presiden. Kiai Marzuki dinilai punya pilihan berbeda mengenai pasangan calon. Namun, Gus Fahrur memastikan hal itu tidak benar.
"Tidak ada. Bukan soal Pilpres," ungkap Gus Fahrur yang membidangi urusan Keagamaan di PBNU. (wikipedia/berbagai sumber)
KH Abdul Hakim Mahfudz
Gus Kikin
Ketua PWNU Jatim
KH Marzuki Mustamar
Pengganti KH Marzuki Mustamar
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Ketum PBNU Gus Yahya Resmi Serahkan SK Pj Ketua PWNU Jatim ke Gus Kikin, Begini Pesannya |
![]() |
---|
Gus Kikin Ditunjuk Pimpin PWNU Jatim, PCNU Surabaya : Kami Tegak Lurus! |
![]() |
---|
Curhat Gus Kikin, Pengasuh Ponpes Tebuireng yang Ditunjuk Sebagai Pj PWNU Jatim |
![]() |
---|
Biodata KH Abdul Hakim Mahfudz Ketua PWNU Jatim Baru Pengganti KH Marzuki Mustamar, Cucu Pendiri NU |
![]() |
---|
Breaking News - PBNU Tunjuk Gus Kikin Nahkodai PWNU Jatim, Cucu Pendiri NU Dapat Tugas Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.