Senin, 27 April 2026

Lirik Sholawat

Sholawat Tibbil Qulub untuk Obat Penyembuh Hati

Sholawat Tibbil Qulub adalah bacaan sholawat yang artinya "Pengobat Hati". Berikut Lirik Sholawat Tibbil Qulub arab, latin dan artinya.

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Sholawat Tibbil Qulub untuk Obat Penyembuh Hati 

SURYA.CO.ID - Sholawat Tibbil Qulub adalah bacaan sholawat yang artinya "Pengobat Hati". Membaca sholawat ini secara rutin diyakini dapat memberikan ketenangan hati, pikiran dan kesembuhan badan.

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), berikut bacaan atau Lirik Sholawat Tibbil Qulub beserta artinya.

Redaksi Sholawat Tibbil Qulub ini dikutip dari Kitab Majmû'ah Maqrûât Yaumiyah wa Usbû'iyyah karya KH Muhammad bin Abdullah Faqih, pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban, Jawa Timur.

Baca juga: Sholawat Tarhim Subuh Lengkap Teks  Latin dan Artinya

Lirik Sholawat Tibbil Qulub

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allohumm sholli 'ala sayyidina Muhammadin, tibbil quluubi wa dawaa-iha, wa 'aafiyatil abdaani wa syifa-iha, wa nuuril abshoori wa dliyaa-iha, wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallim."

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad yang menjadi obat dan penyembuhan hati, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya, dan berilah kesejahteraan."

Keutamaan Sholawat Tibbil Qulub

Salah satu faedah atau keutamaan Sholawat Tibbil Qulub adalah sebagai obat dari berbagai penyakit, baik lahir maupun batin. Sholawat ini juga dikenal dengan nama "Shalawat Thibbiyah" (shalawat pengobatan).

Keutamaan Sholawat

Berikut hadist tentang keutamaan membaca Sholawat Nabi.

1. Diangkat derajatnya.

“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula’.” (HR Ahmad).

2. Dikabulkan doanya.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved