Berita Surabaya

Jaring 12 Anak, KidZania Surabaya Congrezz Ajak Anak Berkemampuan Pemimpin dan Peduli Sekitar

Dalam kegiatan KidZania Surabaya CongreZZ beberapa ide turut disuarakan oleh anak-anak perwakilan divisi.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/nurika anisa
Sebanyak 12 anak mengikuti KidZania Surabaya CongreZZ sebagai ajang mengembangkan kemampuan leadership di KidZania Surabaya, Minggu (10/12/2023). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dalam mengembangkan kemampuan leadership, KidZania Surabaya menggelar KidZania Surabaya CongreZZ dengan menjaring sebanyak 12 anak sebagai anggota dewan atau congrezz kids, Minggu (10/12/2023).

Anak-anak tersebut mewakili tiga divisi seperti divisi sosial, kesehatan, lingkungan, divisi teknologi dan komunikasi serta divisi pendidikan dan kebudayaan.

City Mayor KidZania Surabaya Tarno Darwan mengungkapkan, leadership atau kepemimpinan merupakan salah satu skill penting yang perlu ditanam dan dikembangkan pada seorang individu, termasuk anak-anak.

Leadership bagi anak-anak berperan penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi anak untuk bekerja keras menyelesaikan tugas atau mencapai suatu tujuan tertentu.

Dikembangkannya kemampuan leadership dapat mendorong anak-anak untuk memahami apa yang terjadi disekitarnya, apa yang mereka butuhkan dan kemudian akan muncul keberanian untuk menyampaikan kritik serta gagasan atau pendapat.

“Ini merupakan upaya memfasilitasi anak-anak dengan menyediakan platform, berpendapat, berdiskusi, ide gagasan, mengembangkan KidZania Surabaya. Kami berharap ini bisa menjadi pelopor pemimpin yang baik, mampu ciptakan inovasi, motivasi, pembelajaran bagi pemimpin,” ungkapnya di KidZania Surabaya, Minggu (10/12/2023).

Tarno menjelaskan, pencarian 12 CongreZZ Kids digelar dalam lima minggu masa pendaftaran yang digelar November lalu.

Ajang tersebut menyita antusiasme para pendafaftar dari Surabaya dan sekitarnya.

Disebutnya, lebih dari 1000 anak berpotensi mendaftarkan dirinya untuk mengikuti seleksi dan babak penyisihan.

Dari 1073 anak terdaftar, akhirnya tersaring 50 kandidat terpilih untuk melakukan FGD (Focus Group Discussion) dan terjaring sebanyak 12 anak di final.

Dalam kegiatan KidZania Surabaya CongreZZ beberapa ide turut disuarakan oleh anak-anak perwakilan divisi.

Di antaranya terkait bullying secara fisik dan cyber bullying yang dapat menimbulkan emosi negatif.

Kemudian pembahasan mengenai dunia teknologi, yaitu pemanfaatan media sebagai sarana teknologi dan informasi.

Selain itu terkait literasi dengan memberikan ide seperti meningkatkan minat baca, menciptakan lingkungan ramah literasi dengan menyediakan tempat baca (perpustakaan) dan ekspose karya anak-anak dalam sisi literasi.

Stellareyna yang mewakili divisi pendidikan dan kebudayaan mengungkapkan, literasi sangat penting untuk mendukung anak-anak dalam meningkatkan minat baca.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved