Mahasiswi Kedokteran Unair Tewas

Detik-detik Mahasiswi Kedokteran Unair Sebelum Tewas karena Gas Helium Terekam CCTV, Ini Gelagatnya

Gelagat mahasiswi program profesi dokter hewan ini terekam dari kamera CCTV di apartemen Praxis, Jalan Kayoon Surabaya, tempat tinggalnya.

Penulis: M Taufik | Editor: Musahadah
kolase istimewa
Detik-detik mahasiswi Kedokteran Unair sebelum tewas menghirup gas helium di dalam mobil terungkap dari rekaman CCTV. 

SURYA.CO.ID I SURABAYA -Detik-detik Mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, CA (21) sebelum tewas menghirup gas helium di dalam mobil terungkap.

Gelagat mahasiswi program profesi dokter hewan ini terekam dari kamera CCTV di apartemen Praxis, Jalan Kayoon Surabaya, tempat tinggal korban bersama adiknya.

Dari rekaman CCTV itu terungkap korban ke luar apartemen pada pukul 14.40 WIB.

Dua menit kemudian, korban terlihat tengah menunggu di depan litf.

Lalu, pada pukul 14.45 WIB, korban sudah berada di dalam lift, dan lima menit kemudian sudah berjalan menuju basement apartemen.

Baca juga: UPDATE Tewasnya Mahasiswi Kedokteran Unair karena Gas Helium, Polisi dan Keluarga Korban Belum Klop

Terakhir pada pukul 15,05, korban sudah keluar apartemen menggunakan kendaraan Honda Jazz berwarna Hitam.

Setelah itu korban tidak diketahui keberadaannya.

Tiba-tiba pada Minggu (5/11/2023) pukul 05.30 WIB, korban ditemukan meninggal dunia di dalam mobil warna hitam bernopol AG 1484 BY yang terparkir di halaman apartemen Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

Saat ditemukan, gadis itu mengenakan pakaian sama saat masih di apartemennya, yakni kaus putih, celana putih agak krem, dan sandal yang juga warna putih.

Korban duduk di bangku kemudi mobil warna hitam yang dalam kondisi tertutup.

Korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan kepala terbungkus plastik, yang dibagian lehernya terlakban.

Plastik yang menutup kepala korban itu terbubung dengan selang kecil yang nyambung ke sebuah tabung di sebelahnya. Tabung gas helium yang berada di jok mobil depan sebelah korban.

Hingga berita diunggah, pihak kepolisian belum memastikan penyebab kematian CA.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo mengungkapkan, kepastian soal penyebab kematian korban akan diumumkan setelah semua data pendukung sudah lengkap.

"Saya tidak mau memberikan kesimpulan prematur. Saya harus beranjak dari pendekatan yang saintifik dan logis," ucap dia, Selasa (7/11/2023).

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved