Doa Turun Hujan Arab, Latin Lengkap dengan Artinya
Berikut doa turun hujan sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW lengkap dengan tulisan Arab, latin dan artinya.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا ، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Allahumma hawalaina wala ‘alaina, Allahumma ‘alal akami wa adhirabi, wa buthunil auwdiyati, wamanabitisyajari
Artinya: "Ya Allah turunkan hujan ini di sekitar kami jangan di atas kami. Ya Allah curahkanlah hujan ini di atas bukit-bukit, di hutan-hutan lebat, di gunung-gunung kecil, di lembah-lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan." (HR Bukhari Muslim).
Dikutip dari buku Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi (2018), hujan deras hingga menyebabkan bencana juga pernah terjadi di jaman Nabi Muhammad SAW.
Dalam Kitab Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, melalui Anas R.A diceritakan saat itu seorang laki-laki datang menceritakan hujan deras telah menyebabkan jalan-jalan terputus, dan harta benda binasa.
Lantas Rasulullah SAW mengangkat tangan dan membaca doa tersebut.
4. Doa Ketika Mendengar Suara Petir
سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Subhanalladzi yusabbihur ro'du bi hamdihi wal mala-ikatu min khiifatih
Artinya, "Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya."
Mengutip buku Doa Harian Pengetuk Pintu Langit oleh H. Hamdan Hamedan, MA. (2021) bacaan doa ini didasarkan pada dalil berikut:
Ketika Abdullah bin Zubair ra., mendengar petir, dia menghentikan pembicaraannya, kemudian mengucapkan doa ini. (Al-Adab Al-Mufrad no. 120)
5. Doa Setelah Hujan
Sebagian ulama termasuk Imam Nawawi menyebutkan sebaiknya umat Islam membaca doa berikut ini ketika hujan reda.
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bolehkah-puasa-senin-kamis-saat-isra-miraj-begini-penjelasan-hadist-imam-al-baihaqi.jpg)